kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Perluas distribusi, Kelola Mina Laut pasok produk lewat rantai Indomaret


Minggu, 28 Januari 2018 / 17:42 WIB
Perluas distribusi, Kelola Mina Laut pasok produk lewat rantai Indomaret
ILUSTRASI. Pabrik pengolahan makanan di PT Kelola Mina Laut Food


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis ritel yang melambat di tahun 2017 lalu tidak membuat perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan pemasaran ikan seperti PT Kelola Mina Laut (KML) Food pesimistis. Perusahaan ini berusaha untuk memperkuat pemasaran produk di toko-toko modern.

Presiden Direktur KML Food Mohammad Nadjikh mengungkapkan, pihaknya tetap yakin bisnis perseroan ini dapat tumbuh dengan memanfaatkan jaringan waralaba. "Kami melihat banyak peritel yang menutup gerainya karena masalah internalnya bukan dari segi bisnis," ujarnya kepada Kontan.co.id, Minggu (28/1).

Dalam waktu dekat, guna merealisasikan upaya pengembangan bisnis tersebut, KML akan memilih jaringan waralaba Indomaret untuk menjangkau konsumen lebih luas lagi. "Jaringan Indomaret mencapai belasan ribu. Untuk tahap awal mungkin akan masuk ke sekitar 1.000 gerai," tuturnya. 

Perusahaan ini memutuskan meramaikan pasar ritel secara bertahap karena perlu mengalokasikan dana, terutama penyediaan lemari pendingin. Hal tersebut dikarenakan ritel modern tidak menyediakan fasilitas tersebut.

Saat ini, produk KML Food telah merambah pasar ritel modern seperti Carrefour dan Lotte Mart. Porsi ritel tersebut bagi bisnis KML kurang lebih menyumbang sekitar 20% bagi pendapatan.

Sebelumnya perseroan ini telah menggarap bisnis ekspor. Saat ini produk seperti teri nasi sudah menguasai pangsa pasar 75%-80% di Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×