kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pertamina dan Rosfnet kerjasama di bidang migas


Rabu, 24 Juni 2015 / 11:31 WIB


Reporter: Agustinus Beo Da Costa | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pertamina dan perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Rusia, Rosneft menandatangani memorandum of understanding (MoU) dalam  Forum Ekonomi Internasional St Petersburg. Dokumen kerjasama itu ditandatangani oleh Chairman Rosneft Igor Sechin dan CEO Pertamina Dwi Soetjipto pada Jumat(19/6).

Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam menjelaskan, MoU yang ditandatangani itu  berkaitan dengan bisnis hulu migas, hilir, dan trading. "Dalam bidang hulu migas, Pertamina dan Rosfnet akan menjajaki peluang kerja sama di Indonesia, Rusia, dan tempat lain," ujar Samsu kepada KONTAN, Selasa (22/6).

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro menambahkan, kerjasama ini juga merupakan upaya Pertamina mencari sumber-sumber minyak mentah, gas maupun produk kilang untuk meningkatkan ketahanan energi nasional. Sebagai contoh, untuk gas saja bila tidak ada sumber-sumber gas baru maka Indonesia akan mengalami defisit gas sebanyak 4,5 billion standard cubic feet per day (bscfd) pada tahun 2025.

Meski demikian, saat ini kesepakatan itu belum sampai pada tahapan komitmen nilai investasi. "Belum detail hanya kesepahaman umum dahulu," tambah dia. Selain Rusia, Kuwait, Saudi Arabia, Azerbaijan bahkan Iran juga sudah sepakat bekerjasama dengan Pertamina di bidang migas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×