kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.004.000   -55.000   -1,80%
  • USD/IDR 16.985   10,00   0,06%
  • IDX 7.337   -248,32   -3,27%
  • KOMPAS100 1.020   -39,17   -3,70%
  • LQ45 751   -25,47   -3,28%
  • ISSI 257   -9,75   -3,65%
  • IDX30 397   -12,77   -3,11%
  • IDXHIDIV20 493   -13,82   -2,73%
  • IDX80 115   -4,19   -3,52%
  • IDXV30 133   -4,17   -3,04%
  • IDXQ30 129   -4,15   -3,13%

Pertamina Hulu Kaltim Genjot Produksi Lewat Pengeboran Sumur Infill


Senin, 09 Maret 2026 / 14:43 WIB
Pertamina Hulu Kaltim Genjot Produksi Lewat Pengeboran Sumur Infill
ILUSTRASI. Pengeboran dua sumur sisipan PHKT di Lapangan Kerindingan vital bagi produksi migas nasional. Simak detail strategi optimasi cadangan di lapangan tua ini! (REUTERS/Eli Hartman)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menyiapkan pengeboran dua sumur sisipan atau infill di Lapangan Kerindingan, lepas pantai Selat Makassar, Kalimantan Timur.

General Manager PHKT Darmapala mengatakan, perusahaan terus melakukan investasi pada kegiatan eksploitasi melalui pengeboran sumur baru untuk menambah cadangan, meningkatkan tingkat perolehan migas (recovery), serta menahan laju penurunan produksi pada lapangan yang telah berproduksi lama.

“Untuk menjaga keekonomian proyek, kami menerapkan praktik-praktik engineering terbaik dalam setiap kegiatan pengeboran. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sekaligus meningkatkan kecepatan dan efisiensi biaya pengeboran,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (9/3/2026).

Baca Juga: Toyota Tak Buru-Buru Luncurkan Mobil Listrik Murah di Indonesia, Apa Alasannya?

Pengeboran yang berlangsung sejak Februari hingga Maret 2026 ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi cadangan pada lapangan migas yang telah memasuki fase mature.

Lapangan Kerindingan berada di wilayah Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) PHKT. Lapangan ini pertama kali ditemukan melalui pengeboran sumur eksplorasi KER-1 pada 1972 dan mulai berproduksi pada 1976.

Sejak mulai beroperasi, pengembangan lapangan dilakukan secara bertahap. Hingga Juli 2025, tercatat sebanyak 34 sumur telah dibor di lapangan tersebut dengan capaian produksi kumulatif yang signifikan. Saat ini, Lapangan Kerindingan menjadi salah satu dari 14 lapangan yang dikelola PHKT.

Sumur infill merupakan sumur tambahan yang dibor di antara sumur yang telah ada untuk meningkatkan perolehan cadangan dan mengoptimalkan produksi dari reservoir yang masih memiliki potensi.

Pengembangan ini difokuskan untuk memproduksi cadangan di puncak struktur yang belum dapat dimonetisasi melalui sumur yang sudah ada.

Baca Juga: Harga Minyak Melambung, Pemerintah Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying Saat Beli BBM

Menurut Darmapala, pengeboran dua sumur infill ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan pengeboran sebelumnya di Lapangan Kerindingan.

Ia berharap program pengembangan tersebut dapat mendorong peningkatan produksi sekaligus memperkuat kontribusi lapangan terhadap kinerja perusahaan pada 2026.

PHKT merupakan anak usaha PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Wilayah Kerja East Kalimantan dan Attaka, Kalimantan Timur, bersama SKK Migas. Perusahaan juga terus mendorong penerapan inovasi teknologi untuk menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×