kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pertamina Sebut Pasokan Pertamax dan Pertalite Masih Aman


Sabtu, 05 Maret 2022 / 06:58 WIB
ILUSTRASI. Petugas mengisi bahan bakar untuk mobil pelanggan di SPBU Pertamina, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (15/6). Harga Minyak Dunia Melonjak, Pasokan Pertamax dan Pertalite Masih Aman.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, PT Pertamina memastikan pasokan Pertamax dan Pertalite berada dalam kondisi mencukupi atau aman.

Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina Irto Ginting mengungkapkan, distribusi untuk kedua produk BBM tersebut berjalan normal.  "Penyaluran Pertamax dan Pertalite sejauh ini normal, stok juga mencukupi," terang Irto ketika dihubungi KONTAN, Jumat (4/3).

Sayangnya, Irto tak merinci lebih jauh besaran stok untuk kedua produk tersebut. Adapun, per Januari 2022 konsumsi Pertamax dan Pertalite mencapai 65% dari total konsumsi BBM. 

Saat ini, konsumsi BBM rata-rata per hari sekitar 190.000-200.000 kiloliter dalam kondisi normal.Irto pun belum bisa buka-bukaan soal estimasi konsumsi untuk setiap produk BBM sepanjang tahun ini. 

Baca Juga: BBM Bisa Naik Tiap 2 Minggu, Ini Daftar Harga di Pertamina, Shell, BP, VIvo 3 Maret

Yang pasti, Pertamina menyebut mulai terjadi peralihan konsumsi BBM. Konsumsi BBM berkualitas dinilai terus mengalami peningkatan."Konsumsi Pertamax meningkat hampir 5% dan untuk Dexlite konsumsinya meningkat hingga lebih dari 26%," ungkapnya.

Peningkatan konsumsi itu didorong kesadaran masyarakat yang sudah lebih peduli untuk merawat mesin maupun lingkungan lewat penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan.

Irto melanjutkan, tren peningkatan konsumsi BBM berkualitas juga dibuktikan dengan meningkatnya proporsi konsumsi masyarakat secara nasional pada Januari 2022. 

Konsumsi Pertamax secara nasional terus meningkat mendekati 14%. Untuk jenis diesel, saat ini Dexlite juga terus menunjukkan peningkatan meskipun masih kecil, yaitu di angka 2%.

Baca Juga: Jaga Daya Beli, Pengamat: Pertalite Perlu Ditetapkan Sebagai JBKP Gantikan Premium

Head Center of Food, Energy and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov mengungkapkan, penyesuaian harga BBM mau tidak mau harus dilakukan oleh perusahaan termasuk Pertamina.

Selain demi menjaga kelangsungan bisnis, penyesuaian harga memang dimungkinkan untuk dilakukan sesuai regulasi yang ada. 

Abra melanjutkan, jika kemudian Pertamina kembali memutuskan untuk melakukan penyesuaian harga BBM Pertamax maka ada potensi peralihan konsumsi oleh masyarakat.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Lagi, Pasokan Iran Tak Mampu Menutup Penurunan Ekspor Rusia

Masyarakat dinilai bakal beralih ke produk yang lebih murah, yakni Pertalite. Kendati demikian, Abra menilai, potensi shifting atau peralihan ini cukup rendah.Tren itu dipastikan berlanjut lantaran masih ada potensi lonjakan harga minyak mentah ke depannya. 

Untuk itu, pemerintah dinilai perlu mengambil kebijakan yang extra ordinary terkait kondisi saat ini. 

"Pemerintah saya sarankan segera pertimbangkan Pertalite sebagai jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP)," ungkap Abra kepada KONTAN, Jumat (4/3).Konsumsi Pertamax dan Pertalite 65% dari total konsumsi BBM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×