kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.105   -213,20   -3,37%
  • KOMPAS100 806   -25,86   -3,11%
  • LQ45 618   -12,63   -2,00%
  • ISSI 215   -10,19   -4,52%
  • IDX30 354   -6,55   -1,82%
  • IDXHIDIV20 441   -7,27   -1,62%
  • IDX80 93   -2,77   -2,89%
  • IDXV30 121   -2,79   -2,25%
  • IDXQ30 116   -1,67   -1,42%

Peruri bidik produksi uang negara Asia dan Afrika


Kamis, 06 Juli 2017 / 21:22 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Selain memproduksi kebutuhan uang dalam negeri, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) juga memproduksi kebutuhan uang kertas negara lain.

Menurut Sekretaris Perusahaan Perum Peruri, Eddy Kurnia, selama ini, perusahaan cukup aktif mengikuti tender yang diadakan negara terkait produksi uang. "Ini merupakan permulaan untuk masuk bisnis internasional," sebutnya.

Eddy mengakui, secara nilai, pesanan pencetakan uang dari beberapa negara lain belum terlalu besar. Namun hal tersebut bukan penghalang bagi Peruri untuk menyasar negara lainnya, terutama kawasan Asia Tengah, Asia Selatan dan Afrika.

Sebelumnya, Peruri pernah memenangkan tender untuk produksi uang kertas Nepal dan prangko Filipina.

Sampai saat ini, Peruri memiliki kapasitas produksi terpasang uang kertas 11 miliar bilyet per tahun. Eddy mengatakan utilitasnya bisa ditingkatkan sampai 100%. Pada 2016, tercatat produksi uang kertas Peruri sebanyak 6,1 miliar bilyet, Pita Cukai 169 juta lembar, uang logam 2,1 miliar keping dan 40 juta buku paspor.

"Tahun ini kami ada rencana menambah produksi dengan tambahan dua lini baru," kata Eddy. Untuk tahun lalu, jumlah mesin untuk produksi uang kertas berjumlah 50 buah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×