kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.871   25,00   0,15%
  • IDX 8.968   30,83   0,35%
  • KOMPAS100 1.237   7,47   0,61%
  • LQ45 872   4,34   0,50%
  • ISSI 326   2,27   0,70%
  • IDX30 442   2,66   0,60%
  • IDXHIDIV20 522   4,52   0,87%
  • IDX80 138   0,84   0,61%
  • IDXV30 145   1,29   0,89%
  • IDXQ30 142   1,15   0,82%

Perusahaan Jepang tertarik proyek 6 ruas tol DKI


Kamis, 02 Oktober 2014 / 12:28 WIB
Perusahaan Jepang tertarik proyek 6 ruas tol DKI
ILUSTRASI. Awan menggantung di atas Kota Jakarta. KOMPAS/HERU SRI KUMORO


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Perwakilan dari Metropolitan Expressway Co Ltd (MEX) menyambangi Balaikota Jakarta, Kamis (2/10/2014). Tujuan dari kedatangan "Jasa Marga Jepang" itu adalah untuk menawarkan keikutsertaan mereka dalam proses pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota. 

Direktur Utama Jakarta Toll Development (JTD) Frans Sunito menuturkan, MEX merupakan perusahaan yang memegang peranan penting dalam pembangunan jalan tol layang di Kota Jakarta. 

Seperti halnya di Tokyo, kata Frans, pembangunan enam jalan tol dalam kota di Jakarta juga akan menggunkan konstruksi layang. 

"Tokyo kota yang padat, Jakarta juga demikian. Jadi infrastruktur yang harus dibangun harus berbasis layang, karena akan sangat sulit membebaskan lahan di Jakarta. Dan pengalaman mereka (MEX) di sana itu yang akan kita butuhkan," ujar Frans. 

Frans memaparkan, penggunaan konstruksi layang pada pembangunan infrastruktur mutlak diperlukan. Karena selain dapat menghemat pembebasan lahan, tanah yang ada juga masih dibutuhkan untuk pembangunan ruang terbuka hijau (RTH). 

Lebih lanjut, Frans memaparkan, selain menyontoh dalam hal proses pembungan, JTD nantinya juga akan menyontoh sistem pengoperasi yang ada di di Tokyo. 

"Seperti sekarang kan ada Variable Massaging System (VMA). Ke depannya akan dimutahirkan lagi sesuai kemajuan perangkat elektronik," ujar dia.(Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×