kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.960   31,00   0,18%
  • IDX 7.101   -63,09   -0,88%
  • KOMPAS100 978   -11,00   -1,11%
  • LQ45 721   -10,33   -1,41%
  • ISSI 250   -1,95   -0,77%
  • IDX30 393   -5,76   -1,45%
  • IDXHIDIV20 491   -7,10   -1,42%
  • IDX80 110   -1,28   -1,14%
  • IDXV30 134   -2,01   -1,47%
  • IDXQ30 128   -1,52   -1,17%

Pesawat Lion Air yang kecelakaan minim jam terbang


Sabtu, 13 April 2013 / 18:36 WIB
Pesawat Lion Air yang kecelakaan minim jam terbang
ILUSTRASI. Laba bersih JSMR melesat 375,52% jadi Rp 749,42 miliar.. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Maskapai penerbangan PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) menjelaskan, bahwa pesawat yang kecelakaan di Denpasar adalah jenis Boeing 737-800 NG. Pesawat ini merupakan pesawat yang baru tiba di Indonesia pada Maret 2013.

"Ini pesawat yang baru kami terima dari pabrik Maret lalu. Jadi operasionalnya baru 2 bulan," ujar Edwart Sirait, Direktur Umum Lion Air saat jumpa pers di kantornya, Sabtu (13/4). Edward mengakui, pesawat itu memang minim jam terbang.

"Memang pesawat tersebut jam terbangnya masih sangat minim. Tapi dia layak terbang," tegas Edwart. Sebagai informasi, pesawat Lion Air penerbangan Bandung - Denpasar kecelakaan di ujung landasan dan masuk ke laut sekitar pukul 15.10 WITA saat hendak melakukan pendaratan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×