kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Pesawat Lion Air yang kecelakaan minim jam terbang


Sabtu, 13 April 2013 / 18:36 WIB
ILUSTRASI. Laba bersih JSMR melesat 375,52% jadi Rp 749,42 miliar.. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Maskapai penerbangan PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) menjelaskan, bahwa pesawat yang kecelakaan di Denpasar adalah jenis Boeing 737-800 NG. Pesawat ini merupakan pesawat yang baru tiba di Indonesia pada Maret 2013.

"Ini pesawat yang baru kami terima dari pabrik Maret lalu. Jadi operasionalnya baru 2 bulan," ujar Edwart Sirait, Direktur Umum Lion Air saat jumpa pers di kantornya, Sabtu (13/4). Edward mengakui, pesawat itu memang minim jam terbang.

"Memang pesawat tersebut jam terbangnya masih sangat minim. Tapi dia layak terbang," tegas Edwart. Sebagai informasi, pesawat Lion Air penerbangan Bandung - Denpasar kecelakaan di ujung landasan dan masuk ke laut sekitar pukul 15.10 WITA saat hendak melakukan pendaratan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×