kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.867   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.394   -55,70   -0,86%
  • KOMPAS100 825   -5,54   -0,67%
  • LQ45 627   -3,56   -0,56%
  • ISSI 224   -2,66   -1,17%
  • IDX30 351   -1,55   -0,44%
  • IDXHIDIV20 428   -1,09   -0,25%
  • IDX80 94   -0,66   -0,69%
  • IDXV30 119   -0,38   -0,32%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,55%

Petrokimia Gresik Pacu Produktivitas Cabai Rawit


Rabu, 19 Agustus 2026 / 17:39 WIB
Petrokimia Gresik Pacu Produktivitas Cabai Rawit
ILUSTRASI. Petrokimia Gresik (Petrokimia Gresik/Petrokimia Gresik)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Petrokimia Gresik (Persero) mendorong peningkatan produktivitas petani cabai rawit di Jawa Timur melalui program Pestani Rawit Groo Festival. Program ini diikuti 270 petani dari Malang, Kediri, Mojokerto, Blitar, dan Probolinggo dengan menerapkan pemupukan berimbang serta teknologi budidaya di lahan masing-masing.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo mengatakan, penerapan budidaya berbasis teknologi memberikan hasil positif. “Melalui demonstration plot (demplot), produktivitas cabai rawit mencapai 11,5 ton per hektare, naik sekitar 13%-15% dari sebelumnya 10 ton per hektare (ha),” kata dia dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).

Jawa Timur sendiri menyumbang sekitar 35% produksi cabai rawit nasional, dengan produksi lebih dari 600.000 ton. Karena itu, peningkatan produktivitas dinilai penting untuk menjaga pasokan cabai sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Selain budidaya, festival ini menggelar kompetisi Groo Field Creation. Peserta dinilai berdasarkan bobot total 54 buah cabai rawit dengan porsi 80%, sementara dokumentasi budidaya menyumbang 20%. Angka 54 dipilih bertepatan dengan HUT ke-54 Petrokimia Gresik.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas Jangka Panjang

Program juga melibatkan 270 pegiat urban farming dari 27 provinsi melalui Groo Plant Creator serta 54 influencer, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan pemangku kepentingan melalui Groo Plant Partner. Secara keseluruhan, festival ini melibatkan 540 peserta.

Petrokimia Gresik mendorong petani memanfaatkan teknologi dan data untuk meningkatkan produktivitas melalui Program Pestani Rawit Groo Festival. Salah satunya lewat aplikasi AgrooFertile yang mengintegrasikan artificial intelligence (AI), layanan agronomi, dan basis data untuk membantu petani mengambil keputusan budidaya. Petani juga dibekali Buku Kesuburan Tanah.

Kepala Bidang Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Pudjiati Ningsih, menilai program tersebut tepat sasaran karena Jawa Timur merupakan sentra produksi cabai rawit terbesar di Indonesia. Ia berharap pemanfaatan teknologi dan pendampingan serupa dapat diperluas ke komoditas lain.

Salah satu peserta, Sumarno dari Kelompok Tani Tresno Tani Gembongan, Blitar, mengaku terbantu dengan rekomendasi pupuk dan teknologi budidaya dari Petrokimia Gresik. Menurutnya, penerapan rekomendasi tersebut membuat pertumbuhan tanaman cabai rawit lebih optimal.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Bantu Dorong Produktivitas dan Pendapatan Petani Melon Pantura

Pestani Rawit Groo Festival merupakan bagian dari Program Pestani yang hingga Juni 2026 telah menjangkau 782 petani di 14 kabupaten di Jawa Timur. Program ini mencakup sejumlah komoditas unggulan, mulai dari semangka, melon, bawang merah, hingga cabai rawit.

Petrokimia Gresik menargetkan Program Pestani tidak hanya menjadi ruang pemberdayaan, tetapi juga mendorong penerapan teknologi dan pengetahuan secara langsung di lahan untuk menciptakan pertanian Jawa Timur yang lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×