kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

PGAS hanya bisa penuhi 18,5% kebutuhan gas industri


Minggu, 27 Februari 2011 / 17:11 WIB
ILUSTRASI. Gagasan rencana desain Ibu Kota Negara ibukota baru RI di Kalimantan Timur Kaltim


Reporter: Sofyan Nur Hidayat |

BANTEN. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) pada 2011 ini hanya bisa memenuhi kebutuhan gas untuk industri sebanyak 500 MMscfd. Jumlah itu setara dengan 18,5% dari total kebutuhan industri yang mencapai 2,700 MMscfd.

General Manager Strategic Business Unit I PGN, Hendi Kusnadi mengatakan ketidakmampuan PGAS memenuhi kebutuhan gas industri karena kekurangan pasokan gas. Sebab, alokasi gas untuk PGN dialihkan ke Chevron sejak bulan Februari 2010. "Seharusnya alokasi gas itu dikembalikan ke PGN Jawa Barat," kata Hendi dalam acara Family Gathering, Forum Wartawan Industri (Forwin), Sabtu (26/2).

Hendi mengatakan dari sejumlah 386 MMscfd kontrak gas dengan Conoco Philips, saat ini hanya 295 MMscfd yang diperoleh PGN per bulan. Hal itu terjadi karena sebanyak 91 MMscfd telah dialihkan ke Chevron.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×