kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

PHM Hospitality masuk bisnis hotel budget


Selasa, 14 Agustus 2012 / 09:00 WIB
PHM Hospitality masuk bisnis hotel budget
ILUSTRASI. Ttempat penampungan batubara milik PT. Bukit Asam (PTBA) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan (20/5). KONTAN/Hendra Suhara


Reporter: Albertus M. Prestianta | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Booming bisnis hotel bujet tak disia-siakan Panorama Hospitality Management (PHM Hospitality). Operator hotel, anak usaha Panorama Group, ini tertarik mencoba peruntungan di pasar tersebut dengan meluncurkan budget hotel perdananya yang mengusung brand The BnB.

Corporate Communication Manager PHM Hospitality, Yulia Maria menuturkan, saat ini perusahaan sedang membangun bujet hotel berlabel The BnB di Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Hotel ini ditargetkan mulai beroperasi pada Desember tahun ini," ungkap Yulia, Senin (13/8).

Managing Director PHM Hospitality Kristian Kuntadi melalui siaran pers menyatakan, pemilihan kawasan Kelapa Gading lantaran lokasi di utara Jakarta tersebut strategis untuk bisnis dan liburan. "Perpaduan lokasi yang strategis, desain ekonomis, dan bergaya modern. Kami yakin dapat membawa The BnB Kelapa Gading menjadi terobosan baru hotel urban budget," tulis Kristian.

Nantinya, The BnB Kelapa Gading akan terdiri dari 171 kamar, dengan fasilitas TV, kamar mandi, dan koneksi internet di setiap kamar. Adapun, rata-rata luas kamar sekitar 18 meter persegi. Selain itu, hotel ini dilengkapi lima ruang pertemuan mulai skala kecil hingga sedang.

"Konsep hotel The BnB cocok untuk masyarakat yang ingin berbisnis dan berlibur dengan anggaran terbatas," ujar Yulia. PHM Hospitality berencana mematok harga kamar di hotel tersebut mulai Rp 399.000++ per malam.

Sekadar catatan, sejak berdiri pada 2010 silam, PHM Hospitality telah mengelola dua brand hotel, yaitu The Haven Seminyak untuk tipe bintang empat dan resor. Kemudian The 1O1 untuk hotel bintang tiga premium yang terletak di Legian, Bali.

Menurut Yulia, gaya hidup masyarakat yang kian cepat dan dinamis mendorong permintaan hotel budget terus meningkat. "Untuk menangkap peluang itu, kami meluncurkan The BnB Hotel budget berbintang dua," paparnya.

Bahkan, Direktur Pemasaran dan Komunikasi PHM Hospitality, Hera Nitihardja mengklaim, pihaknya berencana membuka 15 hotel The BnB hingga tahun 2015.

Kata Hera, perusahaan memang telah berencana mengembangkan jaringan hotel di Jawa, Bali, dan Makassar. Jaringan hotel The BnB akan dibangun di lokasi-lokasi yang strategis, dengan desain interior yang segar, kontemporer, dan nyaman sebagai pilihan tempat tinggal.

Nah, untuk mengembangkan jaringan hotel The BnB itu, PHM Hospitality membuka pintu untuk bekerja sama dengan pihak manapun. Adapun skema kerjasamanya, PHM Hospitality bertindak sebagai pengelola sekaligus konsultan The BnB. Sedangkan peran pihak rekanan adalah sebagai penyedia lahan dan bangunan.

Konsep kerjasama ini telah diterapkan pada hotel perdananya, The BnB Hotel di Kelapa Gading. Untuk hotel tersebut, PHM Hospitality menggandeng PT Agung Podomoro Land Tbk sebagai penyedia lahan pendirian hotel.

Di luar hotel bujet, PHM Hospitality juga akan meneruskan pengembangan hotel berbintang dengan brand The 101. Menurut Hera, tahun depan, pihaknya akan mengembangkan dan membuka empat hotel dengan brand The 101. "Lokasinya berada di Jakarta, Bogor, dan Yogyakarta. Sementara, satu hotel lagi merupakan ekstensi dari The 101 Legian," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×