kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

PJAA tak bisa bergantung pada properti


Minggu, 25 September 2016 / 22:45 WIB


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Penjualan properti di semester II terlihat masih lesu. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memilih tidak akan menggenjot pendapatan dari sektor properti dan akan lebih mengandalkan sektor lain yang menjadi tulang punggung yakni sektor rekreasi.

Ellen Tulangow, Sekretaris Perusahaan Pembangunan Jaya Ancol, mengatakan, PJAA belum bisa kembangkan properti karena terbentur moratorium reklamasi pantai utara Jakarta yang tak kunjung usai. Oleh karena itu pendapatan properti belum bisa terlalu diandalkan. 

Mengacu laporan keuangan 2015, bisnis properti atau real estate berkontribusi sebesar Rp 131,19 miliar, atau 11,59% dari total pendapatan 2015. Penyumbang pendapatan terbesar PJAA berasal dari pendapatan tiket wahana rekreasi yakni Rp 752,19 miliar atau mencapai 66,51% dari total pendapatan.

Emiten ini menargetkan pertumbuhan pendapatan 30%-40% tahun ini dari pendapatan di tahun 2015 yang sebesar Rp 1,13 triliun. Itu berarti, target pendapatan usaha tahun 2016 sekitar Rp 1,47 triliun-Rp 1,58 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×