Reporter: Muhammad Julian | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) mengeluarkan investasi senilai Rp 4,2 miliar dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk melistriki 526 rumah warga Desa Sukasari dan Desa Tanah Hitam, Kecamatan Singkup, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Penyalaan listrik di dua desa tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Maman Abdurrahman dengan didampingi General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo, dan Wakil Bupati Ketapang, Farhan, pada Sabtu (26/2) lalu.
“Hari ini warga Desa Sukasari dan Desa Tanah Hitam adalah masyarakat yang beruntung karena telah lebih dulu menikmati listrik dari PLN. Mari kita doakan dan terus berjuang agar saudara-saudara kita yang belum menikmati listrik PLN dapat segera menikmatinya,” ujar Maman sebagaimana dikutip dari siaran pers yang dirilis Kamis (3/3).
Baca Juga: PLN Gandeng Sang Hyang Seri (SHS) Olah Sekam Padi Jadi Bahan Bakar PLTU
Sebelum mendapatkan aliran listrik PLN, masyarakat Desa Sukasari yang terdiri dari Dusun Melu Sari, Dusun Bangun Sari, Dusun Mekar Sari, dan Dusun Makmur Sari, menggunakan mesin genset yang dikelola secara mandiri oleh warga dengan kapasitas 2X150 kW.
Di sisi lain, Desa Tanah Hitam yang terdiri dari Dusun Dabu dan Dusun Sumpai mayoritas warganya menggunakan mesin genset untuk penerangan di rumah.
Untuk melistriki 526 rumah warga di kedua desa tersebut, PLN telah membangun perluasan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 9,54 kms, Jaringan Tegangan Rendah JTR sepanjang 8,79 kms, dan 3 unit gardu distribusi berkapasitas 300 kVA, dengan total investasi senilai Rp 4,2 miliar.
“Ini merupakan komitmen kami untuk terus melaksanakan pembangunan dan perluasan infrastruktur kelistrikan agar semakin banyak masyarakat di pelosok desa yang dapat menikmati listrik dari PLN, tentunya disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki perusahaan,” tutur General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo.
Baca Juga: Dorong Energi Hijau, PLN Siap Serap Listrik PLTMH Endikat
Wakil Bupati Ketapang, Farhan menuturkan, listrik merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat untuk mencapai kemajuan. Dengan adanya listrik, kata Farhan, masyarakat akan semakin cerdas.
Kehadiran listrik menurutnya juga bakal membuat aktivitas warga semakin memudah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Sukasari dan Desa Tanah Hitam dan desa-desa yang ada di sekitarnya.
“Atas nama masyarakat Kabupaten Ketapang, khusus warga Kecamatan Singkup, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah dan PLN atas listrik yang telah mengalir di dua desa ini,” tambah Farhan.
Baca Juga: Demi Genjot Energi Terbarukan, PLN Perlu Kembangkan PLTA
Warga Desa Sukasari, Iyah (32) optimistis, penggunaan listrik PLN bisa menghemat pengeluaran rutin bulanan. Ia menuturkan, dulu dirinya harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 600 ribu-Rp 700 ribu operasional mesin genset yang dikelola oleh Pemerintah Desa. Itu pun hanya beroperasi selama 12 jam per harinya.
“Menggunakan listrik PLN pastinya jauh lebih hemat. Saya juga bisa membeli lemari pendingin serta mengembangkan usaha di warung,” ungkap Iyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












