kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

PLN buka jalur kerjasama perguruan tinggi Indonesia dengan Moscow Power Engineering


Rabu, 05 September 2018 / 20:51 WIB

PLN buka jalur kerjasama perguruan tinggi Indonesia dengan Moscow Power Engineering
ILUSTRASI. Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PLN menginisiasi pertemuan kerjasama antara tujuh perguruan tinggi ternama di Indonesia dengan salah satu universitas teknik ketenagalistrikan terdepan di dunia, yaitu Moscow Power Engineering Institute (MPEI) pada Selasa (4/9). Pertemuan ini bertujuan untuk penjajakan potensi akademik di bidang energi.

Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali menyebut, pertemuan ini juga dimaksudkan untuk membuka jalur kerjasama sehingga dapat memacu arus perkembangan di bidang energi termasuk bidang ketenagalistrikan di Indonesia. 


“Melalui pertemuan ini diharapkan dapat berujung pada kerjasama yang berdampak pada kemajuan berbagai sektor energi terutama ketenagalistrikan di Indonesia,” Kata Ali dalam keterangan resminya.

Dalam kunjungan itu, PLN membawa rombongan rektor dan perwakilan dari tujuh perguruan tinggi. Rombongan delegasi PLN dan akademisi diterima langsung oleh Rektor MPEI Rogalev Nikolay Dmitrievich beserta jajaran manajemen Universitas MPEI. 

Rogalev bilang, kerjasama yang dilakukan akan bisa berdampak sangat baik bagi berbagai pihak, termasuk bagi Indonesia dan Rusia.
“Kita bisa menjalin kerjasama dalam berbagai bidang, kami memiliki banyak sektor pendidikan dan penelitian baik di Nuklir, turbin, dan lain sebagainya,” Kata Rogalev.

Kerjasama antara MPEI dengan universitas di Indonesia diharapkan akan sangat bermanfaat bagi perkembangan energi termasuk ketenagalistrikan di Indonesia.

Rektor UGM Panut Mulyono, menjelaskan bahwa pihaknya tertarik untuk menjalin kerjasama. “Kami sangat antusias terhadap terjalinnya kerjasama antar universitas dengan MPEI, kedepan diharapkan terdapat penandatanganan MOU, untuk mengacu pada kerjasama pertukaran pelajar, teknologi laboratorium dan sebagainya.” tuturnya.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×