kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

PLN Gantikan PGN Garap Proyek Pipa Gas West Natuna Mulai Mei 2025


Kamis, 17 April 2025 / 14:45 WIB
PLN Gantikan PGN Garap Proyek Pipa Gas West Natuna Mulai Mei 2025
ILUSTRASI. Kementerian ESDM mengalihkan penugasan pembangunan jaringan pipa gas dari Lapangan West Natuna Transportation System ke Batam dari PGN kepada PLN


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAMBI. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengalihkan penugasan pembangunan jaringan pipa gas dari Lapangan West Natuna Transportation System (WNTNS) ke Batam, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) kepada PT PLN (Persero).

Proyek ini dijadwalkan mulai dikerjakan PLN pada Mei 2025 dan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menjelaskan, pengalihan tugas ini dilakukan untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur pipa gas yang selama ini terhambat.

"Untuk infrastruktur dari Pemping ke Batam itu kan sudah dibangun oleh PLN. Kemudian kita sudah menyerahkan kepada PGN untuk membangun dari WNTNS, itu sekitar 4 kilo lagi. Tapi lebih dari 10 tahun belum juga dibangun," ujar Yuliot saat ditemui di Jambi, Rabu (16/4).

Baca Juga: Kontrak Gas dari Natuna Dialihkan kepada PLN, Begini Tanggapan PGN

Dengan sebagian besar infrastruktur telah dibangun oleh PLN, pemerintah memutuskan untuk mengintegrasikan sisa pembangunan kepada PLN agar proyek segera tuntas.

"Karena sebagian besar infrastrukturnya dari Pemping sudah dibangun ke Batam oleh PLN. Jadi ya kita integrasikan saja pembangunannya, sekaligus diselesaikan saja oleh PLN. Jadi ada peralihan," lanjutnya.

Adapun, Yulit bilang pembangunan segmen pipa gas sepanjang 4 kilometer ini ditargetkan mulai dikerjakan pada Mei atau Juni 2025, dan bisa selesai dalam waktu enam bulan.

"Ya, kita harapkan akhir tahun ini sudah rampung," kata Yuliot.

Lebih lanjut, pengalihan penugasan ini juga disertai pengalihan alokasi gas dari Lapangan Duyung yang sebelumnya diperuntukkan bagi PGN, kini langsung dialokasikan untuk PLN. Langkah ini mampu meningkatkan efisiensi rantai pasok gas untuk pembangkit listrik di Batam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×