kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

PLN teken MoU pengelolaan sampah dengan Dharma Pertiwi


Kamis, 20 Februari 2020 / 19:28 WIB
ILUSTRASI. Komplek PLTU Jeranjang, Lombok Barat berkapasitas 3 x 25 megawatt.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara dan Dharma Pratiwi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Program Pengelolaan Sampah Melalui Pemberdayaan Perempuan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Human Capital Management PLN, Muhammad Ali dan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahyanto, Rabu (19/2) di Kantor Pengurus Pusat Dharma Pertiwi, Jakarta.

Ali menjelaskan, melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, PLN bersama Dharma Pertiwi, akan mendorong pengolahan sampah menjadi energi alternatif melalui Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS).

Baca Juga: Serap gas Masela, PLN ingin upayakan konversi energi

"Kami menyambut baik sekali. Bukan sebatas mengurangi sampah saja, ini juga menjadi satu bentuk kontribusi nyata bahwa ibu-ibu di lingkungan TNI sinergi bersama PLN, berperan aktif langsung untuk mendorong penggunaan energi baru terbarukan dan menjaga lingkungan hidup," ujar Ali dalam keterangan resmi.

Ali melanjutkan, untuk tahap pertama, PLN bersama Dharma Pertiwi akan membangun TOSS di Batalyon Armed 7/105 GS, Bantargebang, Bekasi.

Nantinya, sampah yang diolah akan diubah menjadi listrik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.




TERBARU

[X]
×