kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

PLN terima 5 proposal listrik untuk smelter


Kamis, 10 Mei 2012 / 18:21 WIB
PLN terima 5 proposal listrik untuk smelter
ILUSTRASI. Pilihan harga mobil bekas Rp 100 jutaan, dapat Suzuki Ertiga generasi ini


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

TANGERANG. PT PLN (Persero) mengaku telah menerima lima proposal permintaan pasokan listrik dari perusahaan pertambangan yang berniat membangun pabrik pengolahan bijih tambang alias smelter.

“Perusahaan yang mengajukan permintaan pasokan listrik untuk smelter ini sudah ada sekitar 5 surat,” kata Murtaqi, Kamis (10/5). Namun, perusahaan yang mengajukan surat tersebut belum memastikan skema pasokan setrum yang diinginkan.

Selain itu, Muratqi juga tidak menyebut nama-nama perusahaan pertambangan yang berniat membangun smelter tersebut. Saat ini, perusahaan pertambangan yang sudah bekerja sama dengan PLN soal pasokan listrik adalah PT Bosowa Metal Industri dan PT Modern Group.

Bosowa membangun smelter di Sulawesi Selatan, sementara PT Modern akan membangun di wilayah Jawa. Murtaqi bilang, pembangkit PLN saat ini sudah mampu bisa mengalir ke perusahaan pengolahan bijih mineral ini.

Kebanyakan perusahaan smelter membutuhkan listrik secara bertahap. “Biasanya dibangun tahap pertama butuh 70 megawatt (MW), nanti bertambah hingga 150 MW,” ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×