kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

PLN terima 5 proposal listrik untuk smelter


Kamis, 10 Mei 2012 / 18:21 WIB
ILUSTRASI. Pilihan harga mobil bekas Rp 100 jutaan, dapat Suzuki Ertiga generasi ini


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

TANGERANG. PT PLN (Persero) mengaku telah menerima lima proposal permintaan pasokan listrik dari perusahaan pertambangan yang berniat membangun pabrik pengolahan bijih tambang alias smelter.

“Perusahaan yang mengajukan permintaan pasokan listrik untuk smelter ini sudah ada sekitar 5 surat,” kata Murtaqi, Kamis (10/5). Namun, perusahaan yang mengajukan surat tersebut belum memastikan skema pasokan setrum yang diinginkan.

Selain itu, Muratqi juga tidak menyebut nama-nama perusahaan pertambangan yang berniat membangun smelter tersebut. Saat ini, perusahaan pertambangan yang sudah bekerja sama dengan PLN soal pasokan listrik adalah PT Bosowa Metal Industri dan PT Modern Group.

Bosowa membangun smelter di Sulawesi Selatan, sementara PT Modern akan membangun di wilayah Jawa. Murtaqi bilang, pembangkit PLN saat ini sudah mampu bisa mengalir ke perusahaan pengolahan bijih mineral ini.

Kebanyakan perusahaan smelter membutuhkan listrik secara bertahap. “Biasanya dibangun tahap pertama butuh 70 megawatt (MW), nanti bertambah hingga 150 MW,” ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×