kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

PNBP sektor tambang baru capai 40% dari target


Rabu, 03 Agustus 2016 / 10:41 WIB
PNBP sektor tambang baru capai 40% dari target


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor pertambangan mineral dan batubara (minerba) pada semester II tahun 2016 ini masih jauh dari target.

Kepala Biro Komunikasi Pelayanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM , Sujatmiko mengatakan, hingga 18 Juli 2016 realisasi PNBP minerba senilai Rp 12,28 triliun. Angka tersebut baru mencapai 40,8% dari target yang ditetapkan pada tahun ini senilai Rp 30,1 triliun. "Kami harapkan semster II penerimaannya lebih optimal," katanya di kantor Kementerian ESDM, Selasa (2/8).

Dia menyatakan penerimaan di semester II biasanya meningkat. Oleh karena itu, PNBP minerba masih memiliki peluang mencapai target yang telah ditetapkan. Selain itu, harga batubara diperkirakan masih bisa melanjutkan tren positifnya. Dengan begitu, PNBP minerba bisa terangkat.

Pasalnya, batubara sebagai salah satu komoditas andalan ekspor Indonesia selalu menyumbang sekitar 80% PNBP minerba setiap tahun. Adapun pada tahun lalu, Kementerian ESDM menyatakan PNBP Minerba senilai Rp 29,63 triliun. Rinciannya, iuran tetap Rp 5,18 triliun, royalti Rp 14,97 triliun, dan penjualan hasil tambang Rp 9,47 triliun. Realiasasi tersebut masih jauh di bawah target yang mencapai Rp 52,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×