kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ponsel OPPO menyambut baik aturan IMEI


Jumat, 21 Juni 2019 / 23:00 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen ponsel asal China, OPPO, menyambut baik aturan IMEI dari pemerintah. Peraturan tersebut dianggap bisa menekan pasar gelap di Indonesia.

"Itu sangat bisa membantu kita. Konsumen black market bisa berpindah ke perangkat-perangkat yang resmi," kata Aryo Meidianto, Public Relations Manager OPPO Indonesia, ketika dihubungi Kontan.co.id, Jumat (21/6).

Menurutnya, jika aturan ini benar-benar diterapkan, maka sangat memungkinkan pasar yang menjual produk-produk ponsel resmi memiliki tambahan konsumen baru. OPPO sebagai produsen handphone mengaku siap jika nantinya harus meningkatkan kapasitas produksi untuk melayani tambahan permintaan.

" Kami mengikuti saja aturan main di Indonesia," katanya. OPPO memang tengah fokus menggarap pasar Indonesia selama enam tahun terakhir.

Lebih lanjut Aryo bilang, sejauh ini aturan IMEI baru sebatas digaungkan belum ada penerapan di masyarakat. Ia juga bilang, sejauh ini belum ada diskusi lebih lanjut dari pihak manapun yang melibatkan OPPO terkait penerapan IMEI.

Sementara itu, berdasar data yang berhasil dihimpun Kontan.co.id, peraturan tentang penerapan IMEI ini dalam waktu dekat akan diresmikan. Perkembangan sejauh ini, mesin-mesin sudah disiapkan. 

"Diharapkan Agustus nanti sudah dipasang dan IMEI yang palsu bisa langsung diblok," kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Janu Suryanto, Jumat (21/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×