kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

PP Properti alokasikan Rp 700 miliar untuk pengembangan aplikasi penjualan properti


Selasa, 06 Maret 2018 / 19:04 WIB
ILUSTRASI. GROUNDBREAKING GRAND SHAMAYA dari PPRO


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Properti Tbk saat ini sedang melakukan tes market penggunaan aplikasi penjualan properti yang rencananya akan diluncurkan pada April. Perseroan mengalokasikan dana Rp 700 miliar untuk pengembangan aplikasi tersebut.

Melalui peluncuran apps tersebut, manajemen PP Properti ingin melibatkan komunitas usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam memasarkan produk properti milik emiten berkode saham PPRO ini.

Direktur PP Properti Galih Sasongko mengatakan, semua produk properti khususnya apartemen milik PPRO akan dijual melalui aplikasi tersebut. "Yang dijual adalah apartemen dengan total 12-15 apartemen di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta," ujar Galih kepada KONTAN.co.id belum lama ini.

Saat ini, kata Galih pihaknya masih sampai pada tahap uji market.Menurutnya, aplikasi tersebut sengaja dirancang untuk orang-orang yang mempunyai keahlian marketing, sehingga tidak secara langsung menyasar end user.

"Di mana - mana jual properti tidak mudah, sehingga harus ada pelaku yang tepat," ungkap Galih.

Perusahaan mengalokasikan dana sekitar Rp 600 miliar-Rp 700 miliar untuk pengembangan aplikasi tersebut. Angka tersebut belum termasuk marketing. "Kalau sama marketing bisa sampai Rp 1 miliar," imbuh Galih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×