kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

PPI buka pasar Belanda dalam gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) Digital Edition


Sabtu, 23 Oktober 2021 / 12:35 WIB
ILUSTRASI. Nina Sulistyowati, Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Menurut data Kementerian Perdagangan, produk-produk yang banyak diminati Belanda dan negara Eropa lainnya dari Indonesia di antaranya rotan dan berbagai bumbu dan rempah-rempah.

Data Kedubes RI untuk Belanda, tercatat pada tahun 2020 ekspor Indonesia ke Uni Eropa sebesar US$ 14,3 miliar dengan negara tujuan utama Belanda, Jerman, Italia, Spanyol, dan Belgia.

Baca Juga: Mendag targetkan transaksi TEI 2021 capai US$ 1,5 miliar

Kinerja ekspor ke Belanda pada masa pandemi ini tidak mengalami penurunan bahkan beberapa produk justru meningkat seperti rempah, lada, home décor, rotan, kayu, pakaian jadi, dan alas kaki.

Meningkatnya minat pasar internasional terhadap rempah-rempah Indonesia bukanlah sesuatu yang baru karena kualitas produknya yang baik. Melihat iklim dan cuaca negara Eropa di mana tidak semua kebutuhan rempah-rempah dapat terpenuhi, maka hal tersebut menjadikan potensi besar bagi Indonesia.

PPI dalam kiprahnya sebagai BUMN yang bergerak di bidang trading, akan segera melakukan integrasi dengan logistik, di mana pada saat ini dalam proses merger BGR ke dalam PPI akan menghasilkan kekuatan dan aspirasi menjadi end to end service provider di bidang trading dan logistic yang terdigitalisasi.

Dalam akselerasi program ekspor, PPI siap memberikan upaya terbaik dengan ditunjang oleh 32 cabang, 22 Divisi Regional, dan 6 Representative Office di dunia.

“PPI melakukan integrasi yang menyesuaikan strategic direction dengan para pemegang saham, dalam hal ini melalui akses dukungan Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN. Kami menjadikan pengembangan pasar ekspor ini sebagai strategic inisiatif PPI di holding pangan,” pungkas Nina.

Baca Juga: Resmikan penyelenggaraan TEI, Jokowi tekankan pentingnya kerja sama internasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×