CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Prabowo Minta Menteri ESDM Genjot PLTS dan Konversi Motor Listrik dalam 3–4 Tahun


Minggu, 08 Maret 2026 / 14:21 WIB
Prabowo Minta Menteri ESDM Genjot PLTS dan Konversi Motor Listrik dalam 3–4 Tahun
ILUSTRASI. Menteri ESDM Fokus Tertibkan Tambang Ilegal Usai Rapat Terbatas dengan Presiden Prabowo (KONTAN/Diki Mardiansyah)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mempercepat pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), termasuk untuk mendukung kebutuhan listrik di sekolah dan desa. Hal ini disampaikan pada rapat terbatas di Istana Negara.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah menargetkan pembangunan PLTS hingga 100 gigawatt sebagai bagian dari pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Kami baru selesai melakukan rapat terbatas dengan Bapak Presiden yang pembahasannya ada lebih pada implementasi energi bersih dan terbarukan. Di dalamnya termasuk kaitannya dengan 100 gigawatt untuk PLTS, kemudian energi baru terbarukan,” ujar Bahlil dalam keterangan resmi, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tak Ada Insentif Motor Listrik 2026, Industri Diminta Adaptif

Untuk mempercepat realisasi transisi energi, Presiden juga membentuk satuan tugas (satgas) percepatan transisi energi dan menunjuk Bahlil sebagai ketuanya. Pembentukan satgas ini sekaligus diarahkan untuk meningkatkan efisiensi subsidi energi.

Bahlil menjelaskan, konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) ke PLTS dinilai dapat menekan biaya subsidi listrik sekaligus mendorong pemanfaatan energi bersih. Dengan kita mengkonversi dari PLTD, diesel, ke PLTS itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik kita dan sekaligus kita mendorong percepatan pemakaian motor dan mobil listrik,” jelasnya.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tak Ada Insentif Motor Listrik di 2026, Ini Kata Aismoli

Selain memperluas kapasitas PLTS, Kementerian ESDM juga mendorong pemanfaatan PLTS untuk mempercepat elektrifikasi di pulau-pulau terpencil. Langkah ini menjadi bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memperluas akses layanan energi ke wilayah yang sulit dijangkau.

Di sisi lain, pemerintah juga akan mempercepat program konversi sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi sepeda motor listrik. Presiden Prabowo menargetkan konversi hingga 120 juta unit sepeda motor dapat terealisasi dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Bapak Presiden sangat berkeinginan untuk implementasinya dilakukan segera dan insyaallah kita akan melakukan dalam kurun waktu yang tidak lama. Bapak Presiden tadi menyampaikan bahwa maksimal 3 sampai 4 tahun, bahkan kalau bisa lebih cepat lagi,” tandas Bahlil.

Baca Juga: PLN Dorong Penggunaan Listrik Hijau Andalkan PLTS Terapung Cirata

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×