kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.990   31,00   0,17%
  • IDX 5.919   16,95   0,29%
  • KOMPAS100 781   -1,77   -0,23%
  • LQ45 590   0,48   0,08%
  • ISSI 202   0,49   0,24%
  • IDX30 336   0,82   0,24%
  • IDXHIDIV20 416   2,43   0,59%
  • IDX80 88   -0,04   -0,04%
  • IDXV30 111   0,52   0,47%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Susunan Direksi Berubah, Antam Fokus Perkuat Hilirisasi dan Nilai Tambah Mineral


Kamis, 11 Juni 2026 / 08:38 WIB
Susunan Direksi Berubah, Antam Fokus Perkuat Hilirisasi dan Nilai Tambah Mineral
ILUSTRASI. EMAS ANTAM (Dok/MIND ID)


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) membagikan dividen jumbo dan juga mengubah susunan pengurus beserta nama-nama jabatan pengurus dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 di Jakarta.

Beberapa agenda lain adalah menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan, perubahan susunan pengurus, serta rencana Perseroan untuk menerima penugasan strategis Pemerintah dalam rangka percepatan hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Sebagai komitmen Perseroan dalam menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, RUPST 2025 menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 5,0 4 triliun atau 70 % dari laba bersih Tahun Buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

"Sementara itu, sebesar Rp 2,16 triliun atau 30 % ditetapkan sebagai saldo laba ditahan," ungkap Untung Budiharto Direktur Utama Antam, dalam paparannya dalam RUPST 2025 melalui zoom meeting, kemarin.

Kata dia, dana itu untuk mendukung pengembangan usaha penguatan fundamental bisnis , serta pelaksanaan berbagai proyek strategis Perseroan ke depan. 

Kata Untung, keputusan pembagian dividen tersebut didukung oleh kinerja operasional dan keuangan ANTAM yang mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah Perseroan. Pada tahun 2025, ANTAM membukukan pendapatan sebesar Rp 84,64 triliun, meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan juga mencatatkan laba bersih signifikan 106% dibandingkan capaian tahun 2024. tahun berjalan sebesar Rp 7,92 triliun, tumbuh Pencapaian tersebut diraih di tengah tantangan global yang ditandai komoditas, dan ketidakpastian makroekonomi oleh volatilitas harga.

Kinerja positif Perseroan didukung oleh optimalisasi portofolio komoditas, peningkatan kinerja operasional, pengelolaan biaya yang efektif, serta penguatan eksekusi strategi bisnis yang terarah untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

ANTAM juga terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan berbagai proyek hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral.

Langkah tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita ke 5 yang berfokus pada hili risasi dan industrialisasi sumber daya alam guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri serta memperkuat daya saing industri nasional.

Untung Budiharto menyampaikan penting dalam perjalanan Perseroan bahwa tahun 2025 menjadi Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, ANTAM berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah Perseroan.

"Capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan ANTAM dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan ba pemangku kepentingan,” ujar Untung.

Untung menambahkan bahwa ANTAM akan terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi korporasi guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan daya saing jangka panjang. 

Dalam RUPST 2025, pemegang saham juga menyetujui rencana Perseroan untuk menerima penugasan khusus dari Pemerintah dalam rangka percepatan program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional. 

Penugasan tersebut mencakup pengembangan ekosistem baterai terintegrasi berbasis nikel dari hulu hingga hilir, yang meliputi kegiatan pertambangan, pembangunan pabrik RKEF/RKSBF, fasilitas HPAL, refinery, prekursor, katoda, battery cell, hingga fasilitas battery recycling.

Pengembangan ekosistem ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral nasional, memperluas sumber pendapatan Perseroan, memperkuat ketahanan bisnis jangka panjang, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Penugasan tersebut akan dilaksanakan melalui kerja sama ANTAM dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) bersama HYD Investment Limited, konsorsium yang terdiri dari Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk., sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia. 

“Sejalan dengan agenda pembangunan nasional , ANTAM akan terus memperkuat pengembangan bisnis berbasis hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral. Melalui berbagai proyek strategis yang terintegrasi, ANTAM tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga mendukung penguatan kemandirian industri nasional serta posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global,” tambah Untung.

RUPST 2025 juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Pemegang saham mengukuhkan pemberhentian dengan hormat M. Rudy Salahuddin Ramto sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak tanggal 19 Desember 2025, serta I Dewa Wirantaya sebagai Direktur Pengembangan Usaha sejak ditutupnya RUPS ini.

Selain itu, RUPST 2025 memberhentikan dengan hormat Bapak Arianto Sabtonugroho Rudjito sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. 

Kemudian pemegang saham juga menyetujui perubahan nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan. Pada RUPST 2025, pemegang saham menyetujui pengangkatan Komisaris yakni Aryanto Wibowo.

Selain itu, pemegang saham Perseroan juga mengangkat I Dewa  Wirantaya sebagai Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir dan Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan dan Manajeman Risiko.  

Sementara itu, terdapat pengalihan tugas anggota Direksi Perseroan yaitu yang semula Direktur Operasi dan Produksi menjadi Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral yang dijabat oleh Hartono.

Kemudian, Ratih Dewihandajani  yang semula Direktur Sumber Daya Manusia menjadi Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi.

Serta, Handi Sutanto yang semula Direktur Komersial menjadi Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial.   

Dewan Komisaris dan Direksi ANTAM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada M. Rudy Salahuddin Ramto dan Arianto Sabtonugroho Rudjito serta jajaran pengurus yang telah menyelesaikan masa tugasnya atas dedikasi, kontribusi, dan dukungan yang diberikan bagi kemajuan Perseroan. 

Direksi ANTAM juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Komisaris atas arahan strategis, penasihatan, dan fungsi pengawasan yang konstruktif sepanjang tahun 2025, serta kepada para pemegang saham, pelanggan, mitra usaha, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan kolaborasi yang terus terjalin.

Dengan demikian, Susunan Dewan Komisarsi dan Direksi ANTAM adalah sebagai berikut: 

Susunan Dewan Komisaris

Komisaris Utama  Irwandy Arif 

Komisaris  Elen Setiadi

Komisaris Independen Ridwan

Komisaris Rudy Sufahriadi

Komisaris  Aryanto Wibowo

Komisaris Independen Pius Lustrilanang 

Susunan Direksi

Direktur Utama Untung Budiharto

Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir  I Dewa Bagus Sugata Wirantaya 

Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral Hartono

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Arini Kasmira 

Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Korporasi  Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri

Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha , dan Komersial  Bapak Handi Sutanto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×