kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.982   23,00   0,13%
  • IDX 5.789   -112,98   -1,91%
  • KOMPAS100 763   -19,90   -2,54%
  • LQ45 579   -10,88   -1,85%
  • ISSI 198   -3,27   -1,62%
  • IDX30 330   -5,23   -1,56%
  • IDXHIDIV20 410   -3,71   -0,90%
  • IDX80 87   -1,84   -2,09%
  • IDXV30 109   -1,61   -1,45%
  • IDXQ30 107   -0,80   -0,74%

Premium-solar bisa turun lebih dari Rp 200 / liter


Senin, 21 Maret 2016 / 07:52 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Yudho Winarto

PRABUMULIH. Masyarakat saat ini tengah menanti pengumuman harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar yang akan diumumkan oleh pemerintah pada akhir Maret 2016 nanti. Setelah sebelumnya pemerintah mengkaji harga minyak dunia dalam tiga bulan terakhir.

Seperti diketahui, harga minyak dunia sejak awal tahun telah menurun di kisaran US$ 30 per barel. Hal tersebut memantik spekulasi pemerintah akan menurunkan harga BBM pada 1 April 2016.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), I.G.N Wiratmaja Puja mengatakan pemerintah memang akan menurunkan harga BBM jenis premium dan solar. "Insyah Allah. (Turunnya) lebihlah dari Rp 200 per liter," kata Wiratmaja pada Kamis (20/3) selepas acara kunjungan jaringan gas di Kelurahan Wonosari, Kota Prabumulih.

Sebelumnya pada pekan lalu, PT Pertamina (persero) telah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Dex, dan Pertalite sebesar Rp 200 per liter mulai Selasa (15/3). Perseroan beralasan penurunan tersebut terjadi karena harga minyak mentah dunia yang masih rendah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×