kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

President University Gandeng NPC Kembangkan Moulding Competency Center


Selasa, 28 Maret 2023 / 15:11 WIB
President University Gandeng NPC Kembangkan Moulding Competency Center
ILUSTRASI. President University Gandeng Nirwana Persada Cipta Kembangkan Moulding Competency Center.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. President University (Presuniv) menandatangani Perjanjian Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) dan sekaligus Perjanjian Kerja Sama dengan PT Nirwana Persada Cipta (NPC). Usai penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama, acara dilanjutkan dengan serah terima Injection Moulding Machine (NPC 160). 

Rektor Presuniv Prof. Dr. Chairy mengungkapkan rasa senangnya bisa berkolaborasi dengan NPC. Apalagi mesin NPC 160 memiliki beberapa kelebihan. Di antaranya, kapasitas produksinya yang terbilang besar. 

“Melalui kolaborasi ini saya optimis akan semakin banyak kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, riset dan pengabdian kepada masyarakat, yang bisa dilakukan oleh Presuniv, termasuk yang akan kami lakukan secara bersama-sama dengan NPC,” kata dia dalam keterangannya, Selasa (28/3).

Adanya mesin ini, lanjut Chairy, juga akan bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi para mahasiswa, khususnya dari Prodi Teknik Mesin, dan secara umum untuk Fakultas Teknik, terutama dalam hal keterampilan injection moulding yang berbasis plastik. 

Baca Juga: Sediakan Sejumlah Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Alumni Prakerja

Sementara, Direktur NPC Fauzi Iskandar mengungkapkan bahwa kerja sama antara NPC dengan Fakultas Teknik, khususnya Prodi Teknik Mesin, sebetulnya sudah digagas sejak setengah tahun silam. 

“Kami di NPC memiliki visi yang sama dengan Presuniv, yakni ingin memberikan pengalaman praktis kepada para mahasiswa sebagai generasi masa depan. 

Salah satunya adalah dengan memberi pengalaman praktis dalam bidang plastic injection moulding. Keterampilan mengoperasikan mesin semacam ini banyak dibutuhkan oleh kalangan industri,” papar Fauzi. 

Fauzi mengamati bahwa sejauh ini dia belum melihat adanya lembaga yang bergerak dalam bidang pelatihan plastic injection moulding.

“Itu sebabnya saya bermimpi suatu saat harus ada lembaga yang memberikan pelatihan tersebut,” tegas Fauzi.

Kepala Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Presuniv Dr.Eng. Lydia Anggraini, ST, M.Eng menyebut hadirnya mesin NPC 160 akan semakin melengkapi berbagai fasilitas yang sudah ada di laboratorium Prodi Teknik Mesin. 

Baca Juga: Topang Daya Saing Industri Otomotif, Kemenperin Siapkan SDM Inovatif

“Sebelumnya laboratorium Teknik Mesin sudah memiliki sejumlah perangkat pelatihan. Di antaranya, perangkat digital manufacturing design, material laboratory, termasuk 3D printer," kata dia.

"Adanya Injection Moulding Machine (NPC 160) membuat perangkat yang ada di laboratorium Teknik Mesin menjadi semakin lengkap,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×