kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Prodia (PRDA) Buka Klinik Stem Cell, Kontribusi Diproyeksi Baru Terlihat 3 Tahun


Sabtu, 18 April 2026 / 17:19 WIB
Prodia (PRDA) Buka Klinik Stem Cell, Kontribusi Diproyeksi Baru Terlihat 3 Tahun
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) Dewi Muliaty (KONTAN/Zendy Pradana)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) resmi membuka layanan Stem Cell Clinic by Prodia sebagai bagian dari pengembangan bisnis berbasis terapi regeneratif.

Meski demikian, kontribusi finansial dari klinik ini diperkirakan belum akan terlihat dalam jangka pendek.

Baca Juga: Whisky Live Jakarta 2026 Satukan Whisky, Wine, dan Sake daam Satu Platform

Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty mengatakan bahwa perusahaan membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk melihat dampak signifikan dari klinik tersebut terhadap kinerja perseroan.

“Perlu waktu untuk mengembangkan suatu produk hingga benar-benar andal (reliable) dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujarnya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Menurut Dewi, klinik stem cell ini telah dipersiapkan sejak tahun lalu dan dikembangkan sebagai unit bisnis baru yang bersifat startup.

Layanan ini juga menjadi tambahan (value-added service) di Prodia Senior Health Center (PSHC), yang sebelumnya sudah lebih dulu menghasilkan pendapatan dan melewati masa pengembalian investasi (payback period).

“PSHC-nya sendiri sudah menghasilkan. Jadi layanan stem cell ini sifatnya tambahan, bukan yang langsung memberikan margin besar dalam waktu singkat,” jelasnya.

Baca Juga: Prodia (PRDA) Nilai Dampak Pelemahan Rupiah Terbatas, Bisnis Tetap Terjaga

Ke depan, keberadaan klinik ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi PRDA, meski kontribusinya tidak hanya berasal dari satu lini bisnis tersebut.

Prodia sendiri memiliki sekitar 30% kepemilikan saham dalam entitas yang mengelola layanan stem cell tersebut, yakni ProSTEM.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan terapi berbasis sel punca dan pengobatan regeneratif.

Dewi juga mengungkapkan bahwa layanan serupa akan diperluas ke sejumlah kota besar lainnya, meski belum merinci lokasi dan waktu ekspansinya.

Sebagai informasi, Prodia terus memperkuat posisinya di sektor layanan kesehatan dengan menghadirkan inovasi berbasis diagnostik, preventif, dan wellness.

Baca Juga: Prodia (PRDA) Resmikan Stemcell Clinic, Perkuat Layanan Terapi Regeneratif

Setelah mengakuisisi 30% saham ProSTEM, perusahaan juga mendorong pengembangan layanan berbasis riset, termasuk biomarker, uji genetik, serta integrasi data diagnostik.

Selain itu, kolaborasi ini turut mencakup kegiatan edukasi bagi masyarakat dan tenaga medis melalui berbagai forum seperti webinar, workshop, hingga kongres berskala nasional maupun internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×