kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Produksi anjlok, harga cengkeh capai Rp 100.000 perkg


Senin, 30 Mei 2011 / 14:26 WIB
ILUSTRASI. BPJS Ketenagakerjaan akan segera menyerahkan data calon penerima bantuan subsidi gaji kepada pemerintah.


Reporter: Havid Vebri | Editor: Havid Vebri


CIAMIS. Anjloknya produksi cengkeh berdampak terhadap tingginya harga cengkeh dalam negeri. Selain di Sulawesi Utara, para pedagang penampung cengkeh di Pasar Panawangan, Ciamis, Jawa Barat juga menerima cengkeh dengan harga tinggi, yakni Rp 105.000 perkg.

"Harga Rp 100.000 perkg ini sudah berlangsung selama dua minggu terakhir," ujar Ono Rohana (50), warga Desa Kertajaya Panawangan, seperti dikutip Tribun, Minggu (29/5).

Menurut Ono, gelagat kenaikan harga cengkeh sudah terlihat sejak pertengahan April. Harga cengkeh kering jemur, yang pada bulan Februari hanya Rp 55.000 perkg, pada pertengahan April naik tajam menjadi Rp 70.000 perkg. Kemudian awal Mei naik lagi menjadi Rp 80.000 perkg.

"Nah, sejak tanggal 11 Mei naik lagi menjadi Rp 100.000 perkg. Di tingkat pedagang pengumpul tentu harga cengkeh lebih mahal lagi," ujar Ono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×