kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Produksi sagu Austindo tak penuhi target


Kamis, 13 Juli 2017 / 16:30 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) mengatakan, produksi pabrik pengolahan sagunya di Papua belum sesuai target per bulan yang telah ditetapkan. Perusahaan menargetkan mampu memproduksi 1.250 ton setiap bulannya.

Meski tidak blak-blakan menyebutkan angka produksi dalam Semester I, namun Nunik Maharani Maulana, Group Head Corporate Communication ANJ mengungkap terdapat beberapa tantangan yang harus mereka hadapi.

"Kita memang belum full capacity. Karena kan target itu 1.250 ton per bulan. Untuk mengoperasikan pabrik sagu di Papua tantangannya masih sangat," tutur Nunik saat dihubungi KONTAN, Rabu (12/07).

Kata Nunik, tantangan tersebut terdiri dari sisi infrastruktur, agronomi, hingga permintaan pasar. "Market adalah tantangan paling besar, karena banyak yang belum yang kenal dengan sagu," ungkap Nunik.

Di semester II, Nunik mengatakan ANJ akan fokus memenuhi target produksi. Untuk dapat memenuhi target tersebut, ANJ kerap melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tepung sagu, serta mengenalkan keunggulan dan produk turunannya.

Selain itu, mereka juga mengenalkan sagu kepada para chef, supaya mengkreasikan produk-produk yang dapat diterima oleh masyarakat. "Mengingat operasi sagu kami di daerah frontier dan kami menjadi perintis industri, kami berkomunikasi dan merangkul berbagai pihak agar sagu digunakan sebagai variasi sumber pangan dapat diterima di masyarakat," jelas Nunik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×