kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Produksi Turun 40%, Harga Cabai Makin Pedas


Jumat, 16 Juli 2010 / 12:11 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri



JAKARTA. Harga cabai diprediksi bakal makin pedas; alias terus naik. Pasalnya, cuaca yang tidak menentu membikin produksi cabai tetap rendah. Lihat saja pada bulan Mei dan Juni 2010 lalu, produksi cabai petani diperkirakan turun 40% dibandingkan hari-hari biasanya saat cuaca teratur.

“Biasanya produksi cabai per bulan 100.000 ton; sementara itu pada bulan Mei dan Juni 2010 lalu ada penurunan antara 40-50%,” kata Didik Sudiana, Asosiasi Agrobisnis Cabai Indonesia di Jakarta, Jumat (16/7).

Biasanya, dalam setahun produksi cabai nasional mencapai 1,2 juta ton. Hanya saja, produksi ini kemungkinan akan mengalami penurunan karena faktor cuaca.

Memang, tidak seluruh daerah mengalami penurunan produksi. Beberapa daerah melaporkan produksinya masih normal seperti Bali dan Lampung. Namun, produksi daerah tersebut tidak bisa semerta-merta diusung ke Jakarta. “Produksinya diutamakan untuk menyuplai daerah masing-masing,” kata Didik.

Dalam kondisi cuaca tidak menentu, dengan curah hujan yang tinggi, membikin produktivitas cabe turun. Selain itu, tidak tertutup kemungkinan cabai rentan terkena penyakit. Ujung-ujungnya, harga cabai pun terkerek naik. “Ini bukan ulah spekulan,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×