kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Produksi udang tahun ini terseok-seok


Selasa, 26 Agustus 2014 / 13:43 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memeriksa motor listrik di sebuah dealer motor listrik di Jakarta, Senin (6/3/2023). Pemerintah resmi memberikan bantuan pembelian dan konversi kendaraan listrik. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.


Reporter: Handoyo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Produksi udang tahun ini terseok-seok akibat banjir di wilayah Pantai Utara Jawa pada awal tahun ini. Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat, produksi udang tahun ini baru mencapai 43% dari target tahun ini yang sebesar 690.000 ton.

Kendati demikian, Kementerian Kelautan dan Perikanan optimistis target produksi udang tahun ini akan tercapai. "Sejak puasa, diawal semester II sudah mulai ada peningkatan. AAkhir tahun bisa tercapai (target)," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, Selasa (26/8).

Selama tiga tahun terakhir, produksi udang nasional terus meningkat. Tahun 2011, produksi udang nasional mencapai 400.385 ton lalu kemudian naik menjadi 457.000 ton setahun kemudian. Pada 2013, produksi si bongkok kemudian naik menjadi 639.589 ton.

Pemerintah mengklaim produksi udang meningkat setelah adanya revitalisasi tambak udang sejak 2012 lalu. Tahun 2012 lalu, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah merealisasikan revitalisasi tambak seluas 700 hektare atau 70% dari target 1.000 hektare.

Tahun 2013, KKP juga telah merampungkan revitalisasi tambak seluas 540 hektare. Untuk tahun ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan revitalisasi tambak seluas 100 hektare. Sayangnya, hingga saat ini realisasinya baru mencapai sekitar 70%.

Indonesia memiliki potensi tambak nasional seluas 1,2 juta hektare dengan luas existing tambak produktif 749.000 ha. Luasan tersebut juga merupakan lahan-lahan yang idle yang terbengkalai dan paling banyak di pulau Jawa,  Kalimantan, Lampung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan NTB. Dari total tambak produktif sekitar 50% atau seluas 374.000 hektare merupakan tambak udang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×