kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Program Motor Listrik Nasional Dinilai Bisa Buka Lapangan Kerja, Ini Syaratnya


Rabu, 12 Agustus 2026 / 19:27 WIB
Program Motor Listrik Nasional Dinilai Bisa Buka Lapangan Kerja, Ini Syaratnya
ILUSTRASI. ALVA Manufacturing Facility Terapkan Sistem Industri 4.0 (Dok/PT. Ilectra Motor Group (IMG))


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan meluncurkan Program Motor Listrik Nasional pada 13 Agustus 2026. Program ini dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkuat industri manufaktur dan menciptakan lapangan kerja baru.

Pengamat tata kota dan perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriatna mengatakan, pemerintah perlu memastikan program tersebut tidak berhenti pada produksi motor listrik. Menurutnya, pemerintah juga perlu membangun pasar agar produk yang dihasilkan memiliki daya serap.

“Kalau pasarnya tidak dibina dan dipelihara, untuk apa produksi motor kalau pasarnya tidak dikembangkan. Maka harus ada kebijakan yang melindungi pasar ini supaya bergairah,” kata Yayat kepada KONTAN, Rabu (12/8/2026).

Yayat menilai pengembangan motor listrik nasional juga harus dibarengi penguatan industri pendukung. Hal ini mencakup industri baterai, komponen, teknologi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga: Motor Listrik Nasional Diluncurkan Besok, Pengamat Soroti Baterai dan Insentif

Menurutnya, penguatan industri tersebut penting agar program motor listrik nasional dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian. Terlebih, pemerintah memiliki target penciptaan 19 juta lapangan kerja.

“Jadikan momen ini sebagai momen besar untuk membangkitkan manufaktur, penciptaan lapangan kerja, dan penumbuhan inovasi baru,” ujarnya.

Selain membangun pasar dan industri pendukung, Yayat meminta pemerintah memberikan perlindungan kepada investor serta kemudahan dalam menjalankan usaha. Kepastian tersebut dinilai penting untuk menarik investasi dan menjaga keberlanjutan industri motor listrik nasional.

Baca Juga: Motor Listrik Nasional Perlu Perkuat Industri Komponen Lokal

Ia juga mendorong pemerintah memberikan kemudahan perizinan, dan pembangunan fasilitas industri. Menurutnya, dukungan tersebut perlu berjalan bersamaan dengan kebijakan yang mendorong permintaan motor listrik.

Sementara itu, pemerintah dijadwalkan meluncurkan Program Motor Listrik Nasional di fasilitas ALVA, Kawasan Delta Mas, Cikarang, Jawa Barat, pada 13 Agustus 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat industri motor listrik nasional di tengah persaingan dengan produk asal China. Pemerintah juga perlu menjelaskan produsen yang terlibat, kapasitas produksi, harga, TKDN, target penjualan, serta skema insentif dalam peluncuran tersebut.

Baca Juga: Program Motor Listrik Nasional Diluncurkan Kamis (13/8), Pasar Luar Jawa Jadi Sorotan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×