kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Progres pembangunan refinery baru MGRO sampai tahap 85%


Senin, 14 Oktober 2019 / 17:07 WIB
Progres pembangunan refinery baru MGRO sampai tahap 85%
ILUSTRASI. Mahkota Group mulai bangun pabrik Refinery di Dumai


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Produsen Crude Palm Oil (CPO), PT Mahkota Group Tbk (MGRO) tengah mengusahakan penyelesaian pabrik refinery-nya di Dumai, Riau. Manajemen perusahaan bilang saat ini tengah proses final sebelum pabrik bisa beroperasi penuh.

"Sampai saat ini sudah mencapai 85% dan diharapkan dapat beroperasional penuh pada akhir tahun 2019 ataupun jika terjadi keterlambatan paling di Januari 2020," terang Elvi, Sekretaris Perusahaan MGRO kepada Kontan.co.id, Senin (14/10).

Baca Juga: Mahkota Group (MGRO) harapkan kenaikan pendapatan 150% di tahun 2019

Pabrik itu nantinya akan menghasilkan produk minyak goreng dengan kapasitas produksi 1.500 ton per hari, sementara untuk produk kernel crushing plant bakal menghasilkan minyak inti sawit sebesar 400 ton per hari.

Sejauh ini belanja modal yang dialokasikan perusahaan tahun ini kisaran Rp 200 miliar, yang mana sampai saat ini kata Elvi serapannya telah mencapai 50% lebih. Porsi anggaran belanja modal paling besar dipergunakan untuk pembangunan pabrik refinery baru tersebut.

Prospek bisnis CPO menurut perusahaan cukup cerah sampai akhir tahun, untuk itulah kata Elvi perusahaan juga sedang dalam tahap proses akuisisi Pabrik Kelapa Sawit di Sumatera Selatan yang diyakini dapat segera selesai.

"Diharapkan seiring dengan itu harga CPO juga bisa secara signifikan meningkat terus," kata Elvi. Sebagai informasi, pabrik yang akan diakuisisi akhir tahun tersebut memiliki kapasitas produksi 45 ton tandan buah segar per jam.

Baca Juga: Analis Panin rekomendasikan beli saham Mahkota Group (MGRO), ini alasannya

Pasokan sawit segar diperlukan perseroan karena mengejar target produksinya tahun ini dengan volume 203.308 ton. Segmen CPO sampai semester-I 2019 masih mendominasi penjualan bersih MGRO sebanyak 77,8% dari total revenue atau sekitar Rp 636,31 miliar dengan kenaikan penjualannya 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 623,29 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×