kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Proyek Kalibaru tetap jalan meski ganti presiden


Jumat, 26 Juli 2013 / 11:05 WIB
Proyek Kalibaru tetap jalan meski ganti presiden
ILUSTRASI. Kenaikan harga minyak berpotensi dorong inflasi Indonesia


Reporter: Oginawa R Prayogo |

JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) memastikan pembangunan Terminal Kalibaru tahap I di Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan dan akan selesai tepat waktu meski tahun depan merupakan tahun politik di Indonesia.

Richard Joost Lino, Direktur Utama Pelindo II menyatakan sengaja menggandeng operator asing untuk mengoperasikan fase I Terminal Kalibaru tersebut. Operator asing yang dimaksud adalah perusahaan asal Jepang, Mitsui Lines.

"Dengan sudah kontrak dengan konsesi asing, tidak dapat distop walau ganti presiden. Karena konsesi tidak dapat diubah," ujar Lino kepada KONTAN, Kamis malam (25/7). Proyek ini sendiri diproyeksikan akan selesai di akhir tahun 2014.

Menurut Lino, jika konsesi yang sudah diteken tersebut diubah pasti akan diprotes oleh pihak asing tersebut. Apabila hal itu terjadi maka Indonesia akan menjadi sorotan dunia.

Dalam pembangunan Terminal Kalibaru ini Pelindo II sama sekali tidak menggunakan uang negara. Proyek pembangunan tahap I ini menghabiskan dana sebesar Rp 9,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×