kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

PT MRT Jakarta fokus percepat pembangunan fase II jalur Bundaran HI - Kota


Kamis, 31 Oktober 2019 / 20:32 WIB
PT MRT Jakarta fokus percepat pembangunan fase II jalur Bundaran HI - Kota
ILUSTRASI. Gerbong kereta Moda Raya Terpadu (MRT) di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (29/10).

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Moda Raya Terpadu (MRT) mulai mempercepat pembangunan fase II kereta MRT jalur Bundaran HI - Kota.

Dalam konferensi pers di kawasan Cipete Raya, Jakarta Selatan, Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar menuturkan rencana pembangunan fase II akan rampung pada kuartal IV 2024 mendatang dan beroperasi pada kuartal I 2025.

Baca Juga: MRT Jakarta akan luncurkan aplikasi baru Desember mendatang

"Sumber pendanaan sendiri didapat dari JICA sebesar Rp22,5 triliun. Jalur ini nantinya akan melewati jalur per stasiun sepanjang 0,6 sampai 5,8 kilometer di kedalaman sekitar 17 sampai 36 meter bawah tanah," ujar William di Jakarta, Kamis (31/10).

Adapun jalur stasiun yang akan dibangun adalah  Bundaran HI,  Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.

Di saat yang sama, MRT Jakarta juga akan meregenerasi 5 kawasan TOD sebagai sentra kegiatan primer. Kawasan tersebut antara lain adalah Fatmawati, Lebak Bulus, Dukuh Atas, Istora Senayan, dan Blok M - ASEAN.

William menargetkan, pada 2025 mendatang, jalur Bundaran HI - Kota akan menggaet 551,200 penumpang per hari. Sementara saat ini, secara keseluruhan, MRT membawa rata-rata 88.791 penumpang. "Dalam waktu dekat, kami ingin capai sampai 170.000 penumpang per hari," lanjutnya.

Baca Juga: Grand Indonesia dan Plaza Indonesia gelar program sale sambut natal dan tahun baru

Ia mengatakan, sampai 30 Oktober 2019, penumpang MRT Jakarta mencapai angka 2.663.741 penumpang.

Angka tersebut diklaim mengalami penurunan dibandingkan bulan September yang tembus 2.729.780 penumpang atau jika dirata-ratakan, MRT Jakarta membawa sekitar 90.993 ribu penumpang per harinya.

"Penurunan penumpang itu masih relatif normal. Apalagi pada bulan Oktober ada dua event besar yakni pelantikan DPR dan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, yaitu pada 1 Oktober dan 20 Oktober," pungkas William.



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×