Reporter: Fahriyadi | Editor: Fahriyadi .
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PAL Indonesia akan melibatkan seluruh industri pendukung maritim dalam negeri dalam proses konsolidasi galangan kapal nasional. Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menegaskan hal tersebut dalam Diskusi Strategis Industri Maritim Chapter II, Jumat malam. Diskusi bertema “United Transformed Unstoppable” itu dihadiri ratusan pelaku industri pendukung maritim.
Seperti diketahui, pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menunjuk PT PAL Indonesia sebagai lead integrator galangan kapal nasional. “Penugasan kepada PT PAL Indonesia bukan untuk memonopoli, melainkan untuk membangun kualitas seluruh industri maritim dan ekosistemnya secara bersama-sama,” ujar Kaharuddin.
Menurut dia, konsolidasi galangan kapal nasional menjadi momentum untuk mengoptimalkan potensi kebutuhan maritim Indonesia agar dapat dipenuhi secara mandiri. Pemenuhan kebutuhan kapal, kata dia, tidak hanya dilakukan oleh PT PAL Indonesia, tetapi juga melibatkan seluruh galangan dan industri komponen nasional.
“Harapannya, konsolidasi ini dapat menyatukan visi sekaligus langkah bersama, termasuk dalam membangun kerja sama yang lebih konkret,” tutur Kaharuddin, Jumat (27/2).
Baca Juga: PT PAL Luncurkan Kapal Frigate Merah Putih
Ia menambahkan, konsolidasi galangan bukan sekadar menyatukan industri perkapalan, tetapi juga meningkatkan skala keekonomian guna memperkuat industri pendukung maritim yang saat ini belum berkembang optimal.
Sementara itu, Managing Director Industrialization BPI Danantara, Ardy Muawin, memastikan lembaganya mendukung penuh langkah PT PAL Indonesia dalam mendorong industrialisasi maritim nasional. “Kami mendukung sepenuhnya, termasuk dari sisi pendanaan, anchor project, serta penguatan hubungan kelembagaan dengan kementerian dan lembaga terkait,” kata Ardy.
Sebelumnya, PT PAL Indonesia telah mengundang puluhan galangan kapal dalam negeri dalam Diskusi Strategis Industri Maritim Chapter I pada 5 Februari 2026. Hasil diskusi bersama galangan kapal dan industri pendukung tersebut akan menjadi rujukan kebijakan pemerintah dalam percepatan konsolidasi galangan kapal nasional sesuai arahan Prabowo Subianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













