kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.907   37,00   0,21%
  • IDX 5.739   -82,15   -1,41%
  • KOMPAS100 740   -11,90   -1,58%
  • LQ45 564   -8,97   -1,57%
  • ISSI 199   -2,47   -1,23%
  • IDX30 321   -4,67   -1,44%
  • IDXHIDIV20 395   -5,99   -1,49%
  • IDX80 84   -1,38   -1,61%
  • IDXV30 107   -1,26   -1,16%
  • IDXQ30 103   -1,66   -1,58%

PT PAL Uji Coba Senjata Laser Portabel


Senin, 22 Desember 2025 / 13:58 WIB
PT PAL Uji Coba Senjata Laser Portabel
ILUSTRASI. PT PAL Indonesia (Dok/PT PAL Indonesia)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PAL Indonesia terus mengembangkan inovasi teknologi pertahanan dalam negeri. Terbaru, perusahaan galangan kapal pelat merah ini melakukan uji coba senjata laser portabel hasil pengembangan mandiri.

Uji coba tersebut digelar pada Kamis (18/12/2025) dan disaksikan sejumlah pejabat tinggi militer, termasuk Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto. 

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menyebutkan, inovasi baru ini merupakan senjata laser portabel pertama di dunia yang dirancang memiliki kemampuan fokus radiasi presisi dengan jangkauan hingga 500 meter. 

Baca Juga: Kapal Selam Scorpene Mulai Dibangun di PT PAL, Ribuan Lapangan Kerja Siap Terserap

Dengan daya rusak yang mematikan, senjata ini disiapkan sebagai senjata pamungkas yang nantinya akan mempersenjatai kapal-kapal canggih seperti Frigate Merah Putih, guna menjaga kedaulatan perairan nusantara.

Dia bilang,  pengembangan senjata laser ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian industri pertahanan maritim nasional. “Inovasi ini menunjukkan kemampuan industri dalam negeri untuk mengembangkan teknologi strategis secara mandiri,” ujarnya Kaharuddin dalam keterengannya, Senin (22/12/2025).

Ia menambahkan, penguasaan teknologi pertahanan tidak hanya berdampak pada penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga meningkatkan daya saing industri nasional di tingkat global. 

Menurut Kaharuddin, industri pertahanan yang kuat akan mendukung posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×