kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

PT Sumbawa Timur Mining Salurkan Bantuan Gempa NTT, Bagian dari ESDM Siaga Bencana


Senin, 24 Agustus 2026 / 20:55 WIB
PT Sumbawa Timur Mining Salurkan Bantuan Gempa NTT, Bagian dari ESDM Siaga Bencana
ILUSTRASI. Bantuan untuk Korabn Gempa Flores (Dok/Sumbawa Timur Mining)


Reporter: Fahriyadi | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sumbawa Timur Mining (STM), pengelola eksplorasi tembaga Proyek Hu’u di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), turut berpartisipasi dalam gerakan ESDM Siaga Bencana melalui penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Secara khusus, STM menyalurkan bantuan berupa sandang, pangan, dan papan dengan nilai logistik lebih dari Rp270 juta sebagai bentuk dukungan terhadap respons darurat dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Gerakan ESDM Siaga Bencana merupakan aksi kolektif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama berbagai perusahaan pertambangan di Indonesia untuk mendukung penanganan bencana. Melalui gerakan ini, kontribusi dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat respons terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Baca Juga: Prabowo Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, Enam Pesawat AU Diberangkatkan Pagi Ini

Sebelumnya, pada Sabtu (15/8), gempa tektonik bermagnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah di Pulau Flores. Berdasarkan keterangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nasional, hingga Minggu (23/8), gempa besar tersebut dan ribuan gempa susulan lainnya menyebabkan 91 korban jiwa serta membuat 161 ribu orang mengungsi.

Sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap penanganan bencana, STM mengirimkan dua truk dari Kota Mataram, Provinsi NTB, berisi berbagai jenis bantuan yang dibutuhkan di lokasi pengungsian. Beberapa jenis bantuan di antaranya pakaian dewasa dan anak-anak, popok bayi, susu, makanan kaleng, obat-obatan, terpal, dan matras. Bantuan tersebut dikumpulkan di Posko AJU-I Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Tenaga Ahli BNPB sekaligus Komandan Posko AJU-I Labuan Bajo, Mayjen TNI Mochammad Luthfie Beta, menerima langsung bantuan logistik STM untuk para korban gempa. Menurutnya, bantuan tersebut telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Ia pun segera berkoordinasi dengan tim BNPB untuk mengatur teknis pendistribusian bantuan.

“Yang disiapkan oleh PT Sumbawa Timur Mining sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Saya juga sudah menyiapkan list dan informasi dari pemerintah setempat kebutuhan mendesak itu apa saja. Yang jelas makanan, kemudian tenda-tenda untuk warga bisa istirahat dengan tidak waswas, kemudian (digunakan juga untuk) dapur umum, dan perawatan pasien,” ujar Luthfie, Minggu (23/8), setelah serah-terima bantuan dengan STM.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan logistik dari STM akan didistribusikan ke Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Ngada. “Jadi ada empat kabupaten, ya. Nanti masing-masing PIC (person in-charge) akan menentukan, akan mencari informasi ke mana saja kira-kira titik-titik (pendistribusian). Atau mana yang tidak bisa dijangkau lewat darat, (maka) kita datangi lewat udara,” ujarnya.

Head of Communications STM, Cindy Elza, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan salah satu wujud solidaritas STM sebagai bagian dari masyarakat di kawasan Nusa Tenggara.

“STM adalah bagian masyarakat dari Kepulauan Nusa Tenggara. Kami mencoba untuk turut hadir saat saudara-saudara kami di sana memerlukan bantuan. Semoga keterlibatan kami dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak,” jelasnya.

Cindy menambahkan bahwa keterlibatan STM juga menjadi bagian dari gerakan ESDM Siaga Bencana yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung penanganan bencana.

“Penanganan bencana membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Melalui ESDM Siaga Bencana, kami ingin turut mendukung respons darurat sekaligus membantu proses pemulihan bencana yang lebih baik,” ucap Cindy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×