kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

PTPN VIII Kembangkan Produksi Teh putih


Rabu, 10 Februari 2010 / 11:38 WIB
PTPN VIII Kembangkan Produksi Teh putih


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Test Test



JAKARTA. Pengembangan usaha memang harus terus dilakukan demi meningkatkan kinerja perusahaan. Seperti yang dilakukan salah satu BUMN Perkebunan, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII. Perusahaan pelat merah ini berencana melakukan diversifikasi produk teh. Uniknya, PTPN VIII berniat untuk mengembangkan teh putih.

Direktur Utama PTPN VIII, Bagas Angkasa bilang, pengembangan produksi teh putih ini masih dalam skala kecil karena hanya berasal dari kebun-kebun tertentu. "Kita akan mengembangkan teh putih, warnanya bening bukan putih susu," ujar Bagas.

Karena masih skala kecil, Bagas pun belum dapat menyebutkan seberapa besar produksi teh putih tersebut. Saat ini, produksi teh putih tersebut baru berasal dari satu kebun yang terdapat di Cisaruni, Jawa Barat. Nah, demi memperbanyak produksinya, PTPN VIII berencana mengembangkan lagi di empat kebun pada tahun ini.

Meski produksinya sedikit, bisnis teh putih cukup menjanjikan. Sebab, bagas menyebut harga jualnya cukup mahal berkisar Rp 1,5 juta per kilogram (kg). "Tahun ini kita akan mencoba untuk mengembangkan di 4 kebun," lanjut Bagas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×