kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.902   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.302   195,28   2,75%
  • KOMPAS100 1.013   35,14   3,59%
  • LQ45 746   24,04   3,33%
  • ISSI 258   9,10   3,66%
  • IDX30 407   13,79   3,51%
  • IDXHIDIV20 510   21,50   4,40%
  • IDX80 114   3,88   3,53%
  • IDXV30 138   3,76   2,79%
  • IDXQ30 133   5,61   4,40%

Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Penumpang Whoosh Tembus Rekor Baru


Rabu, 25 Maret 2026 / 19:45 WIB
Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Penumpang Whoosh Tembus Rekor Baru
ILUSTRASI. Whoosh mencatat rekor penjualan tiket 24.315 di puncak arus balik Lebaran 2026. Rute Bandung-Jakarta jadi favorit (Dok/@keretacepat_id di Instagram)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan signifikan volume penumpang kereta cepat Whoosh pada puncak arus balik Lebaran 2026. Tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke Jakarta mendorong penjualan tiket mencapai rekor baru.

Berdasarkan data KCIC, pada 24 Maret 2026, jumlah tiket Whoosh yang terjual mencapai 24.315 dalam satu hari. Angka ini melampaui rekor puncak Angkutan Lebaran tahun sebelumnya yang sebesar 23.462 penumpang per hari.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa Whoosh masih menjadi pilihan utama masyarakat selama periode arus balik Lebaran. Tingginya minat penumpang dinilai menjadi faktor utama peningkatan ini.

"Kami melihat adanya pergerakan signifikan masyarakat yang kembali ke Jakarta setelah libur Lebaran, dan Whoosh menjadi pilihan karena kecepatan serta kenyamanannya,” ujar Eva dalam keterangan tertulisnya kepada Kontan, Rabu (25/3/2026).

Baca Juga: Vida Perkuat Peran di Coretax, Bidik Kepatuhan Pajak Lewat Tanda Tangan Elektronik

Ia menjelaskan, lonjakan penjualan tiket pada 24 Maret terutama didorong oleh tingginya okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta. Seluruh tiket keberangkatan dari Stasiun Padalarang mulai pukul 13.23 WIB hingga jadwal terakhir pukul 21.23 WIB bahkan tercatat habis terjual.

Secara keseluruhan, arus penumpang didominasi rute menuju Jakarta. KCIC mencatat total penumpang dari Stasiun Padalarang dan Tegalluar menuju Stasiun Halim mencapai lebih dari 14.000 orang dalam satu hari.

Dari sisi titik keberangkatan, Stasiun Padalarang menjadi kontributor terbesar dengan sekitar 11.000 penumpang, disusul Stasiun Halim sebanyak 8.000 penumpang, Tegalluar Summarecon 4.000 penumpang, dan Karawang sekitar 800 penumpang.

Untuk keberangkatan 25 Maret 2026, penjualan tiket sejak pagi hari telah mencapai sekitar 13.000 tiket. Angka ini diproyeksikan terus meningkat hingga melampaui 20.000 penumpang, seiring masih tingginya mobilitas masyarakat baik untuk perjalanan liburan maupun kembali ke Jakarta.

Baca Juga: Roland Berger Ungkap Indonesia Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Asia

KCIC juga mengimbau calon penumpang dari wilayah Bandung yang hendak menuju Jakarta agar memanfaatkan layanan KA Feeder dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Padalarang. Langkah ini dinilai efektif untuk menghindari kemacetan di jalan tol sekaligus memastikan ketepatan waktu perjalanan.

Selain itu, penumpang diingatkan untuk hadir di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Proses boarding akan ditutup 5 menit sebelum kereta berangkat guna menjaga keselamatan dan kelancaran operasional.

“Kami mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk datang lebih awal ke stasiun dan menggunakan layanan KA Feeder dari Bandung dan Cimahi untuk menuju Padalarang agar perjalanan lebih lancar karena jadwalnya sudah terintegrasi dengan jadwal Whoosh,” jelas Eva.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×