kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Puncak arus tol Cikampek diperkirakan H-2


Selasa, 23 Agustus 2011 / 15:12 WIB
ILUSTRASI. Pengunjuk rasa berjalan di sepanjang 5th Avenue saat Pemilihan Presiden AS 2020 di kawasan Manhattan, New York, Amerika Serikat, Rabu (4/11/2020).


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Puncak arus kendaraan di ruas tol Jakarta-Cikampek diprediksikan terjadi pada H-2. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memperkirakan, lalu lintas harian rata-rata kendaraan melonjak 114% dibandingkan hari biasa.

"Bila pada hari biasa rata-rata kendaraan yang melintas sekitar 18.000 kendaraan per harinya maka pada H-2 Lebaran tahun ini diperkirakan akan mencapai 36.932 kendaraan," kata Direktur Operasional Jasa Marga Adityawarman, Selasa (23/8).

Untuk mengantisipasi padatnya arus kendaraan di gerbang tol Cikampek, Jasa Marga akan memberlakukannya sebagai pintu keluar pembaran tol. Aturan ini mulai berlaku pada H-5 hingga H+1 Lebaran.

Selain itu, untuk pelayanan selama arus mudik Lebaran, Jasa Marga juga menyiapkan tujuh titik lokasi peristirahatan, poliklinik gratis di enam ruas tol yang dilalui arus mudik dan enam titik lokasi bengkel gratis yang ada di ruas tol Jakarta-Cikampek dan Purbaleunyi.

"Kami juga menyiagakan kendaraan pelayanan jalan seperti 95 unit kendaraan derek, 57 unit kendaraan jalanan tol, 22 unit ambulans, dua unit mobil derek multi guna, 13 unit kendaraan rescue, dan 67 unit patroli jalan raya. Selain itu juga ada 169 cctv yang akan memantau arus mudik nantinya," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×