Reporter: Zendy Pradana | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tren penjualan air conditioner (AC) menunjukkan peningkatan seiring memasuki musim kemarau di Indonesia. Dengan puncak musim panas diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus 2026, permintaan terhadap perangkat pendingin ruangan diproyeksikan terus meningkat.
Senior General Manager National Sales Sharp Electronics Indonesia, Andry Adi Utomo, mengatakan tren kenaikan penjualan AC sudah mulai terlihat sejak April 2026. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penjualan AC Sharp meningkat sekitar 8% hingga 10%.
"Tren penjualan mulai naik dari April 202626 sampai sekarang. Kenaikan sekitar 8 sampai 10%," ujar Andry Adi Utomo kepada Kontan, Rabu (17/6/2026).
Baca Juga: Adopsi Kecerdasan Buatan Meningkat, Infrastruktur Digital Menjadi Kunci
Momentum musim panas tersebut mendorong Sharp menargetkan penjualan AC mencapai 500.000 unit selama periode April hingga September 2026. Perusahaan memperkirakan penjualan bulanan akan mencapai titik tertinggi pada Agustus mendatang.
"Target penjualan April sampai September Sharp : 500.000 unit. Dan saat puncak (Agustus) sekitar 100.000 per bulan," kata Andry.
Menurut Andry, lonjakan permintaan diperkirakan semakin kuat pada Agustus karena periode tersebut bertepatan dengan cuaca yang lebih ekstrem dan berpotensi dipengaruhi fenomena El Nino, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap pendingin ruangan meningkat.
Harga AC Ikut Naik Akibat Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Biaya Bahan Baku
Di tengah meningkatnya permintaan, harga AC juga mengalami kenaikan. Andry menjelaskan bahwa penguatan dolar Amerika Serikat terhadap rupiah serta meningkatnya harga komponen utama, khususnya tembaga, menjadi faktor utama yang mendorong penyesuaian harga.
"Kenaikan harga lebih karena USD menguat dan komponen tembaga yang naik. Naik sekitar 10%," kata Andry.
Baca Juga: Buyer Batubara Mulai Bertanya soal DSI, APBI Minta Transisi Tak Ganggu Kontrak
Kenaikan biaya produksi tersebut membuat harga jual AC di pasar turut mengalami penyesuaian sekitar 10%.
Gabel Prediksi Penjualan AC Tumbuh Hingga 20%
Optimisme terhadap pasar AC juga disampaikan oleh Gabungan Industri Elektronika dan Alat Listrik Rumah Tangga (Gabel). Organisasi tersebut memperkirakan penjualan AC nasional akan terus meningkat selama puncak musim kemarau.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gabel, Daniel Suhardiman, memproyeksikan penjualan AC pada Juli hingga Agustus 2026 akan tumbuh sekitar 10% hingga 20% dibandingkan bulan sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













