kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45948,45   -4,35   -0.46%
  • EMAS1.014.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Pupuk Indonesia kirim bantuan 96 ton oksigen untuk penanganan pasien Covid-19


Jumat, 09 Juli 2021 / 15:13 WIB
Pupuk Indonesia kirim bantuan 96 ton oksigen untuk penanganan pasien Covid-19
ILUSTRASI. Oksigen. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pupuk Indonesia (Persero) mengirimkan bantuan total 96 ton oksigen untuk perawatan pasien Covid-19 di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta, dan Bandung. Bantuan dikirimkan melalui dua anggota holding-nya, yaitu PT Petrokimia Gresik untuk Jawa Tengah dan Yogyakarta serta PT Pupuk Sriwidjadja (Pusri) Palembang untuk Jakarta dan Bandung.
 
Direktur SDM & Tata Kelola Pupuk Indonesia Winardi, menyatakan, bantuan ini merupakan dukungan perusahaan terhadap upaya penanganan pasien Covid-19 yang dikabarkan terus meningkat. Terlebih lagi, sejumlah pemberitaan menyebutkan bahwa pasokan oksigen di berbagai daerah sempat terganggu dan jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat setiap harinya.
 
“Sesuai arahan Menteri BUMN, kami siap membantu pemerintah agar rumah sakit yang menjadi rujukan perawatan pasien Covid-19 tidak terkendala pasokan oksigen,” ujar Winardi dalam siaran pers di situs Pupuk Indonesia, Kamis (8/7).
 
Bantuan oksigen ini dikirim secara bertahap. Bantuan oksigen pertama telah dikirim oleh Petrokimia Gresik sebesar 50 ton pada Senin (28/6) dan terdistribusi ke 18 rumah sakit di Jawa Tengah. Selain itu, Petrokimia Gresik juga mengirim 25 ton oksigen untuk sejumlah rumah sakit di Yogyakarta.

Selanjutnya, Pusri Palembang mengirimkan bantuan oksigen sebanyak 11,18 ton untuk Rumah Sakit Fatmawati Jakarta, Rabu (30/6) dan 10,55 ton oksigen untuk sejumlah rumah sakit di Bandung, Senin (5/7). Dengan demikian, total bantuan oksigen yang sudah dikirimkan oleh Pupuk Indonesia Group mencapai 96,7 ton.

Baca Juga: Pasien Covid-19 harus tahu, hal-hal ini bisa menyebabkan saturasi oksigen turun
 
Winardi menjelaskan, oksigen sangat penting untuk penanganan pasien Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat. Karena pada level ini pasien merasakan sesak nafas dengan saturasi oksigen atau kadar oksigen dalam darah di bawah 95%. Sedangkan saturasi oksigen normal berkisar 95%--98%. Sehingga pada level ini, pasien membutuhkan terapi oksigen dengan arus sedang sampai tinggi.
 
“Ke depan, Kami bersama-sama anak usaha akan terus berusaha menyalurkan bantuan oksigen ini apabila memang masih diperlukan. Semoga bantuan ini dapat menjamin pasokan atau stok oksigen di wilayah-wilayah kritis, sehingga akan bermanfaat bagi Saudara kita yang membutuhkan,” jelas Winardi.
 
Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyebutkan bahwa pihaknya telah mengirimkan bantuan melalui PT Samator Gas Industri. Dia berharap bantuan ini dapat mendukung ketersediaan pasokan oksigen guna penanganan pasien Covid-19 di Jawa Tengah dan Yogyakarta. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu kesembuhan pasien Covid-19 di Jawa Tengah,” imbuh dia.  
 
Sedangkan Direktur Utama Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh mengatakan, bantuan ini merupakan salah satu program yang diharapkan dapat bermanfaat bagi pasien Covid-19 yang membutuhkan.
“Dengan usaha dan harapan yang dilakukan saat ini, semoga pandemi ini dapat segera berakhir dan kita semua dapat beraktivitas seperti sedia kala,” pungkasnya.

Selanjutnya: Bantuan oksigen mulai mengalir dari masyarakat untuk penanganan corona di Jakarta

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×