kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Ratifikasi tarif kerjasama ASEAN Australia New Zealand telah dilakukan


Kamis, 29 Desember 2011 / 14:34 WIB
ILUSTRASI. Profil tim esports PUBG Mobile Klas DA, pemimpin sementara Final PMGC 2020 Day 1


Reporter: Handoyo | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Ratifikasi tarif perjanjian kerjasama perdagangan bebas antara ASEAN-Australia-New Zealand (AANZFTA) sudah dilakukan.

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, mengatakan, ratifikasi itu telah diumumkan menteri perdagangan Australia dan New Zeland. Meski tak merinci isi ratifikasi itu, yang jelas kerjasama antara tiga wilayah tersebut saling bergantung, serta akan menimbulkan efek positif.

Gita berharap, dengan kerjasama ini bisa meningkatkan investasi di masing-masing negara, tak melulu kerjasama perdagangan.

Menurutnya, Australia sangat maju dalam hal teknologi peternakan. "Sehingga tidak hanya malah pertambangan, tetapi peternakan memiliki propek yang baik," ujar Gita.

Sebelumnya para pengusaha mengkhawatirkan jika perjanjian ini hanya akan menguntungkan kedua negara itu, terutama Australia. Maklum saja, Negeri Kanguru itu memiliki hampir seluruh komoditi yang dibutuhkan Indonesia. Alih-alih menggenjot ekspor, Indonesia malah kebanjiran produk Australia seperti daging sapi, kapas, batubara, dan susu.

Masalah lain, Indonesia belum memiliki undang-undang perdagangan. Padahal, beleid ini bakal mampu memproteksi industri dalam negeri dari serbuan berbagai produk asing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×