kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Realisasi bandara internasional di Jogjakarta masih terganjal masalah lahan


Jumat, 16 September 2011 / 22:30 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Suzuki APV generasi pertama kini mulai Rp 55 juta, simak spesifikasinya.


Reporter: Monika Novena | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Rencana pengembangan bandara internasional Jogjakarta masih belum dapat segera terlaksana. Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara masih menunggu Pemda DIY untuk kepastian lahan yang akan di gunakan.

"Kami belum tahu apakah jadi di Kulon Progo atau tidak," Kata Miduk situmorang Coorporate Secretary Angkasa Pura I. Menurutnya, memang sudah ada MoU antara pemda dengan pihak angkasa Pura I untuk mencari lahan, namun hingga kini belum ada kepastian apapun.

Menurut Miduk, Bandara Internasional Yogyakarta ini akan dikembangkan sebagai airport city. "Jadi kira-kira kita butuh lahan di atas 700 hektare (ha)," katanya.

Sementara menunggu kepastian lahan yang dapat digunakan, Angkasa Pura I akan berkonsentrasi untuk pengembangan bandara udara Adisucipto. Angkasa Pura I sendiri telah menyiapkan dana sebesar 300 miliar untuk pengembangan bandara tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×