kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Realisasi bandara internasional di Jogjakarta masih terganjal masalah lahan


Jumat, 16 September 2011 / 22:30 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Suzuki APV generasi pertama kini mulai Rp 55 juta, simak spesifikasinya.


Reporter: Monika Novena | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Rencana pengembangan bandara internasional Jogjakarta masih belum dapat segera terlaksana. Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara masih menunggu Pemda DIY untuk kepastian lahan yang akan di gunakan.

"Kami belum tahu apakah jadi di Kulon Progo atau tidak," Kata Miduk situmorang Coorporate Secretary Angkasa Pura I. Menurutnya, memang sudah ada MoU antara pemda dengan pihak angkasa Pura I untuk mencari lahan, namun hingga kini belum ada kepastian apapun.

Menurut Miduk, Bandara Internasional Yogyakarta ini akan dikembangkan sebagai airport city. "Jadi kira-kira kita butuh lahan di atas 700 hektare (ha)," katanya.

Sementara menunggu kepastian lahan yang dapat digunakan, Angkasa Pura I akan berkonsentrasi untuk pengembangan bandara udara Adisucipto. Angkasa Pura I sendiri telah menyiapkan dana sebesar 300 miliar untuk pengembangan bandara tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×