kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.740   72,00   0,41%
  • IDX 6.113   18,50   0,30%
  • KOMPAS100 805   0,34   0,04%
  • LQ45 616   -0,85   -0,14%
  • ISSI 215   0,83   0,39%
  • IDX30 352   0,06   0,02%
  • IDXHIDIV20 435   -3,81   -0,87%
  • IDX80 93   0,07   0,07%
  • IDXV30 121   -0,42   -0,35%
  • IDXQ30 114   -1,14   -0,99%

REI DKI Minta Dukungan Pemerintah Bantu Pulihkan Industri Realestate


Rabu, 09 September 2020 / 17:50 WIB
ILUSTRASI. Foto udara pembangunan proyek perumahan di Tangerang, Selasa (8/9). Hingga Juni 2020, penyaluran kredit pemilikan rumah dan apartemen (KPR dan KPA) tumbuh 3,5% dibandingkan tahun sebelumnya, melambat dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 4,34% (yoy). Secara


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

“Kami meminta otoritas berwenang mempertimbangkan stimulus agar jangan sampai pengembang mengalami kesulitan untuk membayar kredit. Beri kami ruang gerak dulu, minimum sampai akhir tahun,” harap Arvin.

Hasil survei  juga menujukkan bahwa mayoritas responden atau 62,7% menyebut penyebab utama penurunan penjualan akibat menciutnya daya beli masyarakat menjadi pemicu penurunan kinerja penjualan untuk semua sektor produk realestat yang dikembangkan.

Hasil ini berbeda dengan riset sebelumnya yang menyebut penurunan penjualan terutama disebabkan oleh tingginya persaingan. Pada riset ini, hanya 34,7 % berpendapat bahwa persaingan jadi penyebab utama turunnya penjualan.

Sebanyak 52% responden menyatakan bahwa realestat yang paling menarik untuk dikembangkan adalah perumahan menengah dan atas. Namun, perumahan menengah bawah khususnya rumah sederhana bersubsidi merupakan produk yang paling memberikan kinerja terbaik sepanjang 2019.

Selanjutnya: Kenaikan Harga Rumah Terus Melambat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×