kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45921,71   -13,81   -1.48%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Rig Tenders Indonesia (RIGS) Targetkan Pendapatan US$ 23,3 Juta di Tahun 2024


Selasa, 13 Februari 2024 / 15:29 WIB
Rig Tenders Indonesia (RIGS) Targetkan Pendapatan US$ 23,3 Juta di Tahun 2024
ILUSTRASI. Armada kapal penunjang bisnis minyak dan gas atau migas lepas pantai atau RIG, dan kapal tunda penarik tong kang b a t u b a r a? milik PT Rig Tenders Indonesia Tbk RIGS


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten jasa pelayaran dan operasi lepas pantai, PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) memproyeksikan tren permintaan jasa penyewaan kapal dan tongkang terutama untuk pengangkutan batubara dan nikel masih kuat di tahun 2024 ini.

Corporate Secretary PT Rig Tenders Indonesia, Diah Triani Puspitasari mengatakan sampai saat ini prospek bisnis jasa pelayaran berupa pengangkutan batubara dan nikel masih bagus dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

"Dengan kondisi saat ini target kami sama dengan pencapaian tahun lalu sebesar US$ 23,3 juta," kata Diah kepada KONTAN, Selasa (13/2).

Baca Juga: Optimistis, Rig Tenders (RIGS) Targetkan Pendapatan US$ 23,3 Juta di 2023

Diah menerangkan, strategi tahun ini melakukan renegosiasi harga dengan pelanggan existing dan secara reguler mengidentifikasi pos biaya operasional yang dapat dilakukan efisiensi serta memperluas pangsa pasar.

(RIGS) membukukan laba sebesar Rp 39,89 miliar pada 2023, naik 66,25% jika dibandingkan Rp 23,99 milar pada tahun 2022. Menurut laporan keuangan RIGS per Desember 2023, pendapatan bersih RIGS tumbuh 4,46% menjadi Rp 169,42 miliar  pada 2023 dari Rp 162,18 miliar pada tahun 2022.

Sekadar informasi, Rig Tenders Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di penyediaan jasa logistik kelautan untuk industri minyak dan batu bara.

Baca Juga: Permintaan Besar, Rig Tenders Indonesia (RIGS) Bakal Tambah 4 Set Armada Baru

Kegiatan usaha perseroan diklasifikasi ke dalam dua kategori yakni, batubara dan lepas pantai. Segmen batubara memberikan layanan penyewaan kapal tarik dan tongkang pada perusahaan tambang untuk pengangkutan batubara dan agregat lainnya.

Sedangkan, segmen lepas pantai melayani penyewaan kapal persediaan dan tongkang akomodasi pada perusahaan industri hulu untuk mendukung kegiatan lepas pantai mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×