kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Rumor merger tiga operator telko, ini respons BRTI


Jumat, 12 Januari 2018 / 18:46 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi menara BTS


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri telekomunikasi sempat dihebohkan dengan adanya isu merger tiga pemain bisnis telekomunikasi. Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengakui, wacana konsolidasi para pemain bisnis telko sebetulnya sudah sempat digaungkan oleh internal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam rancangan peraturan tentang peleburan, penggabungan, dan pengambilalihan perusahaan.

"Namun berhenti dan belum dibahas lagi," ujar I Ketut Prihadi Kresna, Komisioner BRTI kepada Kontan.co.id, Jumat (12/1).

Ketut mengamini bahwa rencana konsolidasi pemain bisnis telko harus dilakukan agar tercipta persaingan di industri telekomunikasi yang lebih sehat. Menurutnya, dalam melakukan konsolidasi, ada beberapa poin yang akan dimasukan dalam rancangan peraturan, yang rencananya akan mulai dibahas lagi pada tahun ini.

Poin-poin tersebut meliputi penggabungan dua atau lebih perusahaan, peleburan, pengambilalihan, dan pemilihan. "Itu yang akan kita masukan dalam aturan-aturan," paparnya.

Lanjut Ketut, aturan tersebut tidak hanya menyangkut market atau pelanggan, tetapi juga berkaitan dengan sumber daya spektrum frekuensi radio dan penomoran.

Menanggapi rumor yang beredar mengenai merger yang dilakukan oleh tiga perusahaan telko, yakni Indosat, Hutchison Tri, dan Smartfren, Ketut bilang, pihaknya belum mengetahui rencana tersebut. "Yang saya tahu, permohonan (merger) itu belum ada," ujar Ketut.

Namun demikian, adanya rumor tersebut membuat BRTI lebih serius untuk menuntaskan rancangan peraturan tersebut mengingat persaingan di indsutri industri telekomunikasi yang cukup ketat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×