kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Rupiah loyo, Indonesia Properti Expo tetap jalan


Kamis, 29 Agustus 2013 / 17:24 WIB
ILUSTRASI. Minyak Goreng Curah dengan Harga Rp 14.000 per Liter Semakin Langka di Pasaran


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Managing Director PT Adhouse Indonesia Cipta, Igad Permana (40) mengklaim, pelemahan nilai tukar rupiah tidak akan mempengaruhi penyelenggaraan ajang Indonesia Properti Expo yang digelar pada 24 Agustus hingga 1 September mendatang.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan langsung KONTAN, acara Indonesia Properti Expo yang berlangsung di Jakarta Covention Center, Jakarta terlihat agak sepi. Beberapa stand developer di hari penyelenggaraan ke-6 ini tampak lengang dan hanya dikunjungi sekitar 10-20 orang pengunjung.

Namun, menurut Igad, kondisi ini sama sekali tak ada hubungannya dengan terganggunya kondisi ekonomi belakangan ini. "Ini karena sedang di hari kerja. Memang biasa begini kondisinya. Tetapi jika sabtu minggu, jumlah pengunjung selalu membludak," kata Igad pada KONTAN, Kamis, (29/8).

Igad mengklaim, ketika hari pertama dan kedua 24-25 Agustus pada Sabtu dan minggu, jumlah pengunjung begitu banyak. "Hari Sabtu 20.000 orang dan hari minggu 30.000 pengunjung," imbuh dia.

Karena itu, lanjut dia, PT Adhouse Indonesia tidak akan melakukan perubahan program kerja. Sejauh ini, PT Adhouse menargetkan akan tetap mengadakan pameran properti 2 kali dalam setahun.

"Selain itu PT Debindo Multi Adiswasti juga mengadakan 2 kali pameran dalam setahun. Jadi setahun 4 kali. Saya kira ini tidak berubah ke depannya, meski kondisi rupiah masih seperti ini," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×