kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Rupiah tergerus, ekspor SRIL makin untung


Minggu, 27 September 2015 / 23:51 WIB


Reporter: David Oliver Purba | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Pelemahan nilai tukar tak selamanya berdampak buruk, namun bisa pula membawa rezeki. Salah satu yang menyesap keuntungan dari depresiasi rupiah adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). Maklum, sekitar 50-% penjualan produsen tekstil ini menyasar pasar ekspor.

" Saat ini perusahaan diuntungkan dengan kenaikan dollar," ujar Iwan S Lukminto, Direktur Utama SRIL,  kepada KONTAN, Rabu(23/9). 

Merujuk laporan keuangan SRIl semester I-2015, pendapatan SRIL tercatat sebesar US$ 157,40 juta. Jumlah itu tumbuh 11% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Kontribusi pendapatan tersebut berasal dari ekspor SRIL sebesar US$ 76,55 juta atau berkontribusi 45,9% dari total penjualan SRIL. Nilai tersebut meningkat 18,66% jika dibandingkan dengan periode sama 2014. 

Adapun pejualan SRIL di pasar domestik selama semester I-2015 sebesar US$ 80,85 juta atau 54,1% dari total pendapatan SRIl. Perolehan ini hanya tumbuh 4,71% dibanding periode sama 2014.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan SRIL Welly menyebut setiap 10% pelemahan rupiah, mampu mengerek margin usaha SRIL sebesar 1,5%-2,5%.

Agar kinerja bisnis SRIL di pasar ekspor semakin ciamik, tahun ini  manajemen SRIL membidik pasar ekspor baru, yakni Kamboja, Peru, Australia, Brasil dan kawasan Afrika.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×