kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.889.000   43.000   2,33%
  • USD/IDR 16.799   5,00   0,03%
  • IDX 6.268   13,68   0,22%
  • KOMPAS100 894   2,33   0,26%
  • LQ45 705   -2,31   -0,33%
  • ISSI 194   1,19   0,62%
  • IDX30 371   -1,92   -0,52%
  • IDXHIDIV20 448   -2,97   -0,66%
  • IDX80 101   0,12   0,12%
  • IDXV30 106   0,39   0,37%
  • IDXQ30 122   -1,33   -1,08%

Sandimas garap segmen ritel dan proyek properti


Selasa, 16 Oktober 2018 / 16:18 WIB
 Sandimas garap segmen ritel dan proyek properti
ILUSTRASI. Sandimas Bakal Mulai Ekspor Produk Sanitary


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sandimas Group menyampaikan saat ini perusahaan menyasar semua segmen pasar baik ritel maupun proyek properti. Perusahaan yang memasarkan merk produk Oulu,Sandimas, Ceragrande, Quarella, Kelmi dan Horgen  mengaku demand terhadap produknya cukup baik dikedua segmen tersebut.

Hasan Basli, Chief Finance Officer Sandimas Group menyampaikan bahwa saat ini segmentasi perusahaan menyasar proyek properti dan ritel melalui modern channel dan matrial showroom. Saat ini demand terbesar berasal dari segmen ritel sedikit lebih tinggi.

"Komposisinya sebenarnya bisa setengah-setengah tetapi dengan penjualan di distributor itu 70% penjualan kami ke ritel dan 30%-nya ke proyek properti," ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (16/10).

Dirinya menyatakan bahwa dalam 4 tahun terakhir industri properti memang mengalami stagnasi namun demand terhadap produknya tetap baik. Sampai kuartal III, perusahaan mengklaim mencatat pertumbuhan penjualan dua digit dan tren tersebut akan bertahan sampai akhir tahun.

"Kami lebih ditopang oleh retail market, itu kalau project kami tangani hanya untuk yang besar. Kalau untuk menengah ke bawah diutamakan distributor kami yang kerjakan," lanjutnya.

Asal tahu saja, perusahaan saat ini terus mengembangkan channel penjualannya. Tidak hanya melalui gerai sendiri, melainkan juga menggandeng distributor untuk penetrasi pasar. Sebab saat ini total gerai perusahaan baru terdapat di empat kota. "Penjualan melalui showroom gerai itu maksimum 3%-4% saja dari total penjualan, sedangkan sisanya mengandalkan channel lain," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×