kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45956,97   8,52   0.90%
  • EMAS1.017.000 0,30%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Sariguna Primatirta (CLEO) Perkuat Bisnis AMDK Sepanjang Tahun Ini


Selasa, 11 Oktober 2022 / 21:10 WIB
Sariguna Primatirta (CLEO) Perkuat Bisnis AMDK Sepanjang Tahun Ini
ILUSTRASI. PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) berambisi terus meningkatkan kinerja bisnisnya.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) berambisi terus meningkatkan kinerja bisnisnya di tengah persaingan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang kian ketat di dalam negeri.

Melisa Patricia, Wakil Direktur Utama Sariguna Primatirta menyampaikan, tren penjualan produk-produk AMDK CLEO seperti merek Cleo dan SuperO2 masih tergolong positif sepanjang 2022 berjalan. Sampai Juli 2022, penjualan CLEO telah tumbuh 23,8%. 
"Tahun ini kami menargetkan pertumbuhan penjualan CLEO hingga 30%," kata dia, Selasa (11/10).

Pada tahun lalu, penjualan CLEO tercatat sebesar Rp 1,10 triliun. Dengan begitu, CLEO diperkirakan meraih penjualan sebanyak Rp 1,43 triliun.

Baca Juga: Sariguna Primatirta (CLEO) Yakin Target Penjualan Naik 30% di Tahun 2022 Tercapai

Melisa mengklaim, sejauh ini posisi CLEO dalam pasar AMDK Indonesia semakin kuat. Hal ini berkat jaringan pasar CLEO yang luas dan pelanggan yang loyal. Hingga akhir tahun lalu, CLEO memiliki 27 pabrik AMDK dan 200 jaringan distribusi internal yang tersebar di seluruh Indonesia. CLEO mendistribusikan produknya ke pasar tradisional dan modern, serta hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Mengingat jumlah penduduk Indonesia yang melimpah, Manajemen CLEO menilai ruang untuk pertumbuhan pasar AMDK masih tersedia sangat besar. 

"Persaingan juga semakin ketat karena makin banyak produk AMDK yang masuk ke pasar," ujar Melisa.

Ekspansi Bisnis

CLEO dipastikan terus melakukan ekspansi bisnis demi meningkatkan daya saing produk AMDK yang diproduksinya. 

Dalam catatan Kontan, tahun ini CLEO berencana menambah tiga pabrik AMDK baru yang berlokasi di Balikpapan, Palangkaraya, dan Palembang. 

Investasi pembangunan pabrik ini mencapai Rp 63 miliar yang sumbernya berasal dari dana belanja modal atau capital expenditure (capex) CLEO tahun 2022 sekitar Rp 220 miliar.

Melisa bilang, pihaknya selalu membangun pabrik  AMDK baru di lokasi yang dekat dengan tujuan pasar emiten tersebut. Kedekatan pabrik dengan target pasar sangat penting, karena ini berkaitan dengan biaya distribusi yang menjadi tantangan tersendiri dalam bisnis AMDK.

Baca Juga: Sariguna Primatirta (CLEO) Optimitis Kenaikan Penjualan Berlanjut Hingga Akhir 2022

"Semakin dekat lokasi pabrik dengan pasar yang dituju, maka biaya distribusi akan semakin rendah," imbuh dia.

Selain itu, dalam berekspansi menambah pabrik-pabrik baru, CLEO juga membuka kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lokal sehingga dapat menghasilkan sinergi bisnis yang adil dan saling menguntungkan.

CLEO juga terus berinovasi melalui peluncuran sejumlah produk AMDK baru. Tujuannya supaya konsumen semakin memiliki banyak pilihan air minum yang sesuai kebutuhan dan seleranya masing-masing. 

"Tahun ini kami telah merilis produk baru yaitu Cleo Glass 330 ml dan Vio8+ Oxygen Water," ungkap Melisa.

Lebih lanjut, CLEO berkomitmen terus memberikan kualitas produk AMDK terbaik dengan jaminan kesehatan yang paripurna dan hanya menggunakan kemasan galon yang tidak mengandung Bishpenol-A (BPA). Sekadar pengingat, BPA merupakan zat kimia pengeras plastik yang digunakan untuk memproduksi galon. 

"Perlu diketahui, material BPA jika dikonsumsi terus-menerus akan berdampak buruk bagi kesehatan manusia," pungkas Melisa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×